DEMOKRASI YANG PERNAH BERLAKU DI INDONESIA
Demokrasi berasal dari kata DEMOS yang artinya RAKYAT dan KRATOS artinya PEMERINTAHAN. Jadi, demokrasi artinya adalah sistem kekuasaan yang ada di tangan rakyat.
Menurut Abraham Lincoln, seorang mantan presiden Amerika Serikat, Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
Posisi rakyat yang setara di muka umum membuat sistem ini termasuk sistem yang sangat adil, karena tidak berfokus pada pemimpin saja, jadi rakyat juga memiliki andil mengutarakan suaranya untuk kemajuan bangsa.
Sedangkan budaya demokrasi sendiri berasal dari kata BUDI atau akal dan DAYA atau kemampuan yang berarti kemampuan akal manusia. Jadi budaya demokrasi adalah kemampuan manusia yang berupa sikap dan kegiatan mengharagai persamaan, kebebasan dan peraturan.
Prinsip-prinsip Dasar Negara Demokrasi
Prinsip-prinsip dasar Negara demokratis sebagai berikut :
a. Pemerintah yang berdasarkan konstitusi (UUD)
b. Adanya PEMILU yang bebas,jujur dan adil
c. Ada jaminan HAM
d. Persamaan kedudukan di depan hokum
e. Perdilan yang bebas dan tidak memihak
f. Kebebasan berserikat atau berorganisasi dan berpendapat
g. Kebebasan pers atau media massa
Berdasarkan prinsip-prinsip tersebut, setiap penyelenggara Negara harus memperhatikan aspirasi rakyat. Para pemimpin atau penguasa tidak boleh manjalankan kekuasaan sekehendak hatinya dan tidak boleh sewenang-wenang menyalahgunakan kekuasaan. Pemerintah yang tidak mau mendengarkan aspirasi rakyat tidak bisa disebut sebagai pemerintah yang demokratis.
Unsur-unsur demokrasi :
Pada dasarnya demokrasi meliputi unsure-unsur berikut :
a. Adanya partisipasi masyarakata secara aktif dalam kehidupan
bermasyarakat,berbangsa dan bernegara
b. Adanya pengakuan akan supremasi hukum
c. Adanya pengakuan akan kesamaan anatara warga Negara
d. Adanya pengakuan akan supremasi sipil atas militer
e. Adanya kebebasan berekspresi, berbicara, berkumpul,berorganisasi, beragama,
berkeyakinan dan kebebasan mengurus nasib sendiri.
Indonesia termasuk negara yang mengalami pasang-surut demokrasi, maksudnya demokrasi yang silih berganti. Hampir setiap pergantian kepala negara, selalu saja demokrasinya berganti. Masalah pokok yang dihadapi ialah bagaimana demokrasi mewujudkan dirinya dalam berbagai sisi kehidupan berbangsa dan bernegara.Tercatat sudah 4 kali Indonesia berganti-ganti demokrasi, bahkan sudah beberapa kali pula kabinet silih berganti. Demokrasi yang pernah dilaksanakan di Indonesia adalah:
1. DEMOKRASI LIBERAL (17 Agustus 1950 – 5 Juli 1959)
Demokrasi Liberal lebih sering disebut sebagai Demokrasi Parlementer. Pada tanggal 17 Agustus 1945 (Setelah Kemerdekaan Indonesia), Ir. Soekarno yang menjadi Ketua PPKI dipercaya menjadi Presiden Republik Indonesia. Pada tanggal 29 Agustus 1945, Ir. Soekarno dilantik oleh Kasman Singodimedjo menjadi presiden Republik Indonesia pertama beserta wakilnya yaitu Muhammad Hatta. Bersamaan dengan itu, dibentuk Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP).
Badan ini bertujuan untuk membantu tugas Presiden. Hasilnya antara lain :
1. Terbentuknya 12 departemen kenegaraan dalam pemerintahan yang
baru.
2. Pembagian wilayah pemerintahan RI menjadi 8 provinsi yang masing-
masing terdiri dari beberapa karesidenan.Tanggal 7 Oktober 1945 lahir
memorandum yang ditandatangani oleh 50 orang dari 150 orang anggota
KNIP.
Isinya antara lain :
1) Mendesak Presiden untuk segera membentuk MPR.
2) Meminta kepada Presiden agar anggota-anggota KNIP turut berwenang melakukan fungsi dan tugas MPR, sebelum badan tersebut terbentuk.
Tanggal 16 Oktober 1945 keluar Maklumat Wakil Presiden No. X tahun 1945, yang isinya :
“Bahwa komite nasional pusat, sebelum terbentuk MPR dan DPR diserahi kekuasaan legislatif dan ikut menetapkan GBHN, serta menyetujui bahwa pekerjaan komite-komite pusat sehari-hari berhubung dengan gentingnya keadaan dijalankan oleh sebuah badan pekerja yang dipilih di antara mereka dan bertanggung jawab kepada komite nasional pusat.”
Pada tanggal 3 November 1945, keluar maklumat untuk kebebasan membentuk banyak partai atau multipartai sebagai persiapan pemilu yang akan diselenggarakan bulan Juni 1946. Pada tanggal 14 November 1945 terbentuk susunan kabinet berdasarkan sistem parlementer (Demokrasi Liberal).
Ketika Indonesia menjalani sistem Liberal, Indonesia dibagi manjadi 10 Provinsi yang mempunyai otonomi dan berdasarkan Undang – undang Dasar Sementara tahun 1950. Pemerintahan RI dijalankan oleh suatu dewan mentri (kabinet) yang dipimpin oleh seorang perdana menteri dan bertanggung jawab kepada parlemen (DPR).
Sistem politik pada masa demokrasi liberal telah mendorong untuk lahirnya partai–partai politik, karena dalam system kepartaian menganut system multi partai. Maka, PNI dan Masyumi lah yang menjalankan pemerintahan melalui perimbangan kekuasaan dalam parlemen dalam tahun 1950 – 1959 dan merupakan partai yang terkuat dalam DPR. Dalam waktu lima tahun (1950 -1955) PNI dan Masyumi silih berganti memegang kekuasaan dalam empat kabinet.
KABINET-KABINET DALAM MASA DEMOKRASI LIBERAL
a. Kabinet Natsir (7 September 1950-21 Maret 1951)
b. Kabinet Soekiman (27 April 1951-23 Februari 1952)
c. Kabinet Wilopo (3 April 1952-3 Juni 1953)
d. Kabinet Ali-Wongso (1 Agustus 1953-24 Juli 1955)
e. Kabinet Burhanudin Harahap
f. Kabinet Ali II (24 Maret 1957)
g. Kabinet Djuanda ( 9 April 1957-10 Juli 1959)
Sejak berlakunya UUDS 1950 pada 17 Agustus 1950 dengan sistem demokrasi liberal selama 9 tahun tidak menunjukkan adanya hasil yang sesuai harapan rakyat.
Bahkan, muncul disintegrasi bangsa.
Disintegrasi tersebut antara lain :
1) Pemberontakan PRRI, Permesta, atau DI/TII yang ingin melepaskan diri dari NKRI.
2) Konstituante tidak berhasil menetapkan UUD sehingga negara benar-benar dalam keadaan darurat.
3) Untuk mengatasi hal tsb dikeluarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959.
4) Hal ini menandakan bahwa Sistem demokrasi liberal tidak berhasil dilaksanakan di Indonesia, karena tidak sesuai dengan pandangan hidup dan kepribadian bangsa Indonesia.
2. DEMOKRASI TERPIMPIN (5 Juli 1959 – 11 Maret 1966)
Pada sistem ini berlaku sejak dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juni 1959 yang berbunyi sebagai berikut.
1) Pembubaran Konstituante,
2) Berlakunya kembali UUD 1945.
3) Pembentukan MPRS dan DPAS dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.
Dalam Demokrasi Terpimpin ini menggunakan sistem presidensial. Dalam sistem presidensial ini mempunyai dua hal yang perlu diingat yaitu:
1) kedudukan presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, dan
2) para menteri bertanggung jawab kepada presiden.
Era tahun 1959 sampai dengan 1966 merupakan era Soekarno, yaitu ketika keijakan-kebijakan Presiden Soekarno sangat mempengaruhi kondisi politik Indonesia. Kebijakan pemerintah setelah Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yaitu:
A. Pembentukan MPRS
Presiden Soekarno membentuk Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara berdasarkan Penpres no.2 tahun 1959. Seluruh anggota MPRS tidak diangkat melalui pemilihan umum, tetapi diangkat dan diberhentikan oleh Presiden dengan 3 syarat, yaitu :
1. Setuju kembali kepada UUD 1945
2. Setia kepada perjuangan RI
3. Setuju kepada manifesto politik
B. Pembentukan DPAS
C. Pembentukan Kabinet Kerja
D. Pembentukan Front Nasional
E. Penataan Organisasi Pertahanan dan Keamanan
F. Penyederhanaan Partai-partai Politik
G. Penyederhanaan Ekonomi
Pengertian demokrasi terpimpin menurut Tap MPRS No. VII/MPRS/1965 adalah kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
Mufakat
Berporoskan Nasakom, dengan ciri-ciri :
1. Dominasi Presiden
2. Terbatasnya peran partai politik
3. Berkembangnya pengaruh PKI
Sama seperti yang tercantum pada sila ke empat Pancasila, demokrasi terpimpin adalah dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, akan tetapi presiden menafsirkan “terpimpin”, yaitu pimpinan terletak di tangan “Pemimpin Besar Revolusi”.
Situasi politik pada masa demokrasi terpimpin diwarnai tiga kekuatan politik utama yaitu Soekarno, PKI, dan AD.
Ketiga kekuatan tersebut saling merangkul satu sama lain.Terutama PKI membutuhkan Soekarno untuk menghadapi angkatan darat yang menyainginya dan meminta perlindungan. Begitu juga angkatan darat,membutuhkan Soekarno untuk legitimasi keterlibatannya di dunia politik.
Rakyat maupun wakil rakyat tidak memiliki peranan penting dalam Demokrasi Terpimpin.
Akhirnya, pemerintahan Orde Lama beserta Demokrasi terpimpinnya jatuh setelah terjadinya Peristiwa G 30 S/PKI pada tahun 1965 dengan diikuti krisis ekonomi yang cukup parah hingga dikeluarkannya Supersemar (Surat perintah sebelas Maret).
3. DEMOKRASI PANCASILA ORDE BARU (Maret 1966 – 21 Mei 1998)
Demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang dijiwai oleh sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan yang berKetuhanan Yang Maha Esa, yang berkemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia dan yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Beberapa perumusan tentang demokrasi pancasila sebagai berikut :
a. Demokrasi dalam bidang politik pada hakekatnya adalah menegakkan kembali azas negara hukum dan kepastian hukum.
b. Demokrasi dalam bidang ekonomi pada hakekatnya adalah kehidupan yang layak bagi semua warga negara.
c. Demokrasi dalam bidang hukum pada hakekatnya membawa pengakuan dan perlindungan HAM, peradilan yang bebas tidak memihak.
Secara umum dapat dijelaskan bahwa watak demokrasi pancasila sama dengan demokrasi pada umumnya. Namun “Demokrasi Pancasila” dalam rezim orde baru hanya sebagai retorika dan belum sampai pada tatanan prasis atau penerapan. Karena dalam prate kenegaraan dan pemerintahan rezim ini tidak memberikan ruang bagi kehidupan demokrasi, yang di tandai oleh :
1. Dominanya peranan ABRI
2. Biro kratisasi dan sentralisasi pemgembalian keputusan politik.
3. Pesebirian peran dan fungsi partai politik.
4. Campur tangan pemerintah dalam berbagai urusan politk.
5. Masa mengembang.
6. Monolitisasi ideologi negara.
7. Info porasilembaga non pemerintah,
Dengan demikian nlai demokrasi juga belum ditegaskan dalam demokrasi
Pancasila Soeharto.
Akibat adanya tuntutan massa untuk diadakan reformasi di dalam segala bidang, rezim Orde Baru tidak mampu mempertahankan kekuasaannya. Dan terpaksa Soeharto mundur dari kekuasaannya dan kekuasaannya dilimpahkan kepada B. J. Habibie pada 21 Mei 1998.
4. DEMOKRASI REFORMASI (21 Mei 1998 - Sekarang)
Demokrasi yang dikembangkan pada masa reformasi pada dasarnya adalah demokrasi dengan mendasarkan pada Pancasila dan UUD 1945 dengan penyempurnaan. Meningkatkan peran lembaga-lembaga tinggi dan tertinggi Negara dengan menegaskan fungsi, wewenang dan tanggung jawab yang mengacu pada prinsip pemisahan kekuasaan dan tata hubungan yang jelas antara lembaga-lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif.
Masa reformasi berusaha membangun kembali kehidupan yang demokratis antara lain:
1. Keluarnya Ketetapan MPR RI No. X/MPR/1998
2. Ketetapan No. VII/MPR/1998
3. Tap MPR RI No. XI/MPR/1998
4. Tap MPR RI No. XIII/MPR/199
5. Amandemen UUD 1945
Pada masa ini, Kepemimpinan rezim B. J. Habibie dikenal dengan nama Super Power, karena dikuaai oleh orang-orang mua yang memiliki juwa reformasi dan demokrasi yang tinggi. Namun, B.J. Habibie tidak mendapat dukungan sosial politik dari sebagian besar masyarakat. Akibatnya B. J. Habibie tidak mampu mempertahankan kekuasaannya dan lengser pada tahun 1999.
Kemudian, melalui pemilu presiden yang ke-4 K.H. Abdurrahman Wahid terpilih secara demokratis di parlemen sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 1999. Akan tetapi, karena K.H. Abdurrahman Wahid membuat beberapa kebijakan yang kurang sejalan dengan proses demokratisasi itu sendiri, maka pemerintahan sipil K.H. Abdurrahman Wahid terpaksa tersingkir dan digantikan oleh Megawati Soekarnoputri pada 23 Juli 2001.
Megawati Soekarnoputri kembali membangkitkan semangat sang ayah, Soekarno sebagai pelopor bangsa dengan semangat Partai Demokrasi Indonesia – Perjuangan. Proses pemerintahan demokrasi pada masa Megawati Soekarnoputri masih cukup sulit untuk dievaluasi dan diketahui secara optimal. Akibatnya,ketidakpuasaan akan pelaksanaan pemerintahan dirasakan kembali oleh rakyat dan hampir terjadi krisis kepemimpinan. Rakyat merasa bahwa siapa yang berkuasa di pemerintahan hanya ingin mencari keuntungan semata, bukan untuk kepentingan rakyat. Megawati pun akhirnya lengser pada tahun 2004 digantikan oleh Susilo Bambang Yudhoyono yang sedang menjalani 2 periode pemerintahan (2004-2009 dan 2009-2014).
Rabu, 13 Maret 2013
PELANGGARAN DI INDONESIA PASAL 28A SAMPAI 28J
CONTOH BENTUK PELANGGARAN DI INDONESIA PASAL 28A SAMPAI 28J
1. Hukuman Mati
Kontroversi hukuman mati sudah sejak lama ada di hampir seluruh masyarakat dan negara di dunia. Indonesia pun tak luput dari kontroversi ini. Sampai hari ini pihak yang pro hukuman mati dan yang kontra hukuman mati masih bersilang sengketa. Masing-masing datang dengan rasional dan tumpukan bukti yang berseberangan, dan dalam banyak hal seperti mewakili kebenaran itu sendiri.
Seyogianya kontroversi itu berakhir ketika UUD 1945 mengalami serangkaian perubahan. Dalam konteks hukuman mati kita sesungguhnya bicara tentang hak-hak asasi manusia yang dalam UUD 1945 setelah perubahan masuk dalam Bab XA. Pasal 28A dengan eksplisit mengatakan: “Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya”.
Jadi, ‘hak untuk hidup’ atau ‘the right to life’ adalah hak yang paling mendasar dalam UUD 1945.
Hak untuk hidup ini adalah puncak hak asasi manusia yang merupakan induk dari semua hak asasi lain.
2. POLIGAMI
Setiap warga negara berhak mempunyai keturunan melalui perkawinan yang sah.Di indonesia Poligami masih menjadi Pro dan kontra di negeri kita.beberapa kalangan merasa hal tersebut adalah hak asasi setiap manusia.
Menteri Agama M. Maftuh Basyuni mengatakan bahwa poligami bukanlah maksud hak asasi manusia yang tercantum pada pasal 28 B ayat (1) UUD 1945. Pasal ini menyebutkan setiap orang berhak membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah. Menurut Maftuh, hak asasi setiap orang yang diatur dalam pasal itu adalah kebutuhan untuk membentuk keluarga. Pandangan yang menganggap pasal 28 B menjamin poligami sebagai hak asasi manusia dinilai Maftuh sebagai pandangan yang keliru.
Berpoligami dalam pandangan agama islam memang boleh-boleh saja.Namun tidak lazim jika menyebut Poligami sebagai ibadah.Poligami memang pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW.Tapi itu sekedar untuk menolong janda-janda yang ditinggal mati oleh suaminya dalam peperangan bukan nafsu untuk memenuhi hasrat biologis semata.
3. PILKADA
Seyogyanya,ajang pemilihan kepala daerah (pilkada) merupakan darah segar yang menghidupkan organisme demokrasi lokal dengan berfungsinya organ-organ politik di daerah. Meski demikian, sepanjang sejarah penyelenggaraan pilkada di Indonesia, ternyata sarat pelanggaran hak asasi manusia (HAM).
Salah satu penyebabnya adalah keran kebebasan yang terbuka demikian cepat menyebabkan membanjirnya partisipasi dalam pencalonan kandidat kepala daerah, sementara ruang kompetisi sangat ketat dan terbatas.
Lagi pula, bayang-bayang potensi kekuasaan dan kekayaan yang amat menjanjikan dari jabatan kepala daerah menarik minat banyak kandidat,sementara kebanyakan dari mereka tidak memiliki integritas moral dan kapabilitas keahlian memadai. Karena itu,tidak jarang cara-cara licik dan premanisme politik,entah sengaja atau terpaksa,digunakan dalam meraup preferensi politik publik.
Di sinilah pelanggaran HAM kerap terjadi. Sejatinya,apresiasi terhadap HAM merupakan elemen penting yang harus ada di dalam sistem politik demokrasi. Menurut ilmuwan politik G Bingham Powel (1982),salah satu kriteria prasyarat terciptanya demokrasi dalam dimensi empirik adalah ’’citizens and leaders enjoy basic freedom of speech,press, assembly and organization”.
Karena itu, dalam rangka membangun demokratisasi dalam konteks lokal maka upaya meminimalisasi –jika tidak mungkin menghilangkan– pelanggaran HAM dalam penyelenggaraan pilkada merupakan hal yang signifikan untuk diwacanakan.
4. EMAIL BERUJUNG BUI
Kasus yang menimpah Prita Mulyasari cukup menarik.Sebetulnya
bukan termasuk besar, tetapi rupanya ada konspirasi yang membesar-besarkan. Kasus ini
bermula dari kejadian ” Curhat ” dan bersifat pribadi dari korban ( pasien ) di RS Omni
Internasional atas dampak pengobatan yang mengakibatkan korban mengalami luka tambahan dari luka lama. Curhat tersebut dia ungkapkan kepada sahabatnya via
email. Artinya si Prita dapat disebut sebagai pihak ” Konsumen ” dari penyedia jasa layanan
usaha RS Omni tersebut. Sebagai konsumen Prita punya hak menyampaikan unek-unek
ketidakpuasannya terhadap pelayanan penyedia jasa dan itupun dilindungi Undang – Undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
Penegakan hukum terhadap Prita jelas-jelas melanggar HAM, Polres dan Kajari Tangerang dapat dituntut balik beserta Rumah sakitnya, demi nama baik dan kerugian yang diderita ibu 2 orang anak Balita ini.
5. BUAH KAKAO
Kasus nenek Minah asal Banyumas yang divonis 1,5 bulan kurungan dengan masa percobaan 3 bulan akibat mencuri tiga buah kakao membuat Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar prihatin. Para penegak hukum harusnya mempunyai prinsip kemanusiaan, buka cuma menjalankan hukum secara positifistik.
Ironi hukum di Indonesia ini berawal saat Minah sedang memanen kedelai di lahan garapannya di Dusun Sidoarjo, Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah, pada 2 Agustus lalu. Lahan garapan Minah ini juga dikelola oleh PT RSA untuk menanam kakao.
Ketika sedang asik memanen kedelai, mata tua Minah tertuju pada 3 buah kakao yang sudah ranum. Dari sekadar memandang, Minah kemudian memetiknya untuk disemai sebagai bibit di tanah garapannya. Setelah dipetik, 3 buah kakao itu tidak disembunyikan melainkan digeletakkan begitu saja di bawah pohon kakao.
Dan tak lama berselang, lewat seorang mandor perkebunan kakao PT RSA. Mandor itu pun bertanya, siapa yang memetik buah kakao itu. Dengan polos, Minah mengaku hal itu perbuatannya. Minah pun diceramahi bahwa tindakan itu tidak boleh dilakukan karena sama saja mencuri.
Seminggu kemudian dia mendapat panggilan pemeriksaan dari polisi. Proses hukum terus berlanjut sampai akhirnya dia harus duduk sebagai seorang terdakwa kasus pencuri di Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto.
5. TRAGEDI TRISAKTI
Tragedi Trisakti adalah peristiwa penembakan, pada 12 Mei 1998, terhadap mahasiswa pada saat demonstrasi menuntut Soeharto turun dari jabatannya. Kejadian ini menewaskan empat mahasiswa Universitas Trisakti di Jakarta, Indonesia serta puluhan lainnya luka.
Mereka yang tewas adalah Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, dan Hendriawan Sie. Mereka tewas tertembak di dalam kampus, terkena peluru tajam di tempat-tempat vital seperti kepala, leher, dan dada.
6. PENGGUSURAN RUMAH
Penggusuran terhadap rumah warga selalu terjadi setiap tahun. Tata ruang kota selalu menjadi alasan bagi pemerintah untuk melakukan kebijakan yang merugikan bagi sebagian warga kota itu.Kebijakan pemerintah melakukan penggusuran ini dinilai sebagai bentuk pelanggaran HAM. Hal itu terungkap dalam diskusi yang digelar oleh Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA), Jl Pancawarga IV, Kalimalang, Jakarta, Rabu (4/10/2006).
7. PEMBEBASAN ADELIN LIS
Pembebasan Adelin Lis yang merupakan tersangka kasus pembalakan liar yang banyak terjadi di Indonesia lembaga permasyarakartan tempat dia ditahan pada beberapa waktu yang lalu merupakan salah satu kasus pelanggaran HAM di negeri kita. Menteri Hukum dan HAM menegaskan, “ Bahwa bebasnya Adelin Lis dari lembaga permasyarakatan tersebut beberapa waktu yang lalu tlah di atur oleh petugas lembaga permasyarakatan yang bekerja di tempat Adelin Lis di tahan.
Berikut adalah penuturan dari petugas penjaga lembaga permasyarakatan yang membantu bebasnya Adelin Lis, “ saya membantu Adelin Lis karna dia akan memberikan uang bila saya dapat mengatur surat pembebasan dirinya”. dari penuturan tersebut kenyataannya adalah aparat keamanan di Indonesia masih kalah dengan sistem kolusi yang sering digunakan oleh para peabat yang faktanya bersalah. Disamping itu, penjaga lembaga pemasyarakatan yang terkait dengan pembebasan Adelin Lis sekarang ini tlah dinyatakan sebagai tersangka. Yang menjadi perdebatan para aktivis HAM adalah, “Mengapa aparat keamanan yang berada dilembaga pemasyarakatan tempat Adelin Lis ditahan mudah sekali terbujuk oleh sebuah kenikmatan dunia sesaat yang dijanjikan oleh Adelin Lis?
Tidak lama setelah Adelin Lis bebas, akhirnya aparat kepolisian berhasil kembali menangkap Adelin Lis.
1. Hukuman Mati
Kontroversi hukuman mati sudah sejak lama ada di hampir seluruh masyarakat dan negara di dunia. Indonesia pun tak luput dari kontroversi ini. Sampai hari ini pihak yang pro hukuman mati dan yang kontra hukuman mati masih bersilang sengketa. Masing-masing datang dengan rasional dan tumpukan bukti yang berseberangan, dan dalam banyak hal seperti mewakili kebenaran itu sendiri.
Seyogianya kontroversi itu berakhir ketika UUD 1945 mengalami serangkaian perubahan. Dalam konteks hukuman mati kita sesungguhnya bicara tentang hak-hak asasi manusia yang dalam UUD 1945 setelah perubahan masuk dalam Bab XA. Pasal 28A dengan eksplisit mengatakan: “Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya”.
Jadi, ‘hak untuk hidup’ atau ‘the right to life’ adalah hak yang paling mendasar dalam UUD 1945.
Hak untuk hidup ini adalah puncak hak asasi manusia yang merupakan induk dari semua hak asasi lain.
2. POLIGAMI
Setiap warga negara berhak mempunyai keturunan melalui perkawinan yang sah.Di indonesia Poligami masih menjadi Pro dan kontra di negeri kita.beberapa kalangan merasa hal tersebut adalah hak asasi setiap manusia.
Menteri Agama M. Maftuh Basyuni mengatakan bahwa poligami bukanlah maksud hak asasi manusia yang tercantum pada pasal 28 B ayat (1) UUD 1945. Pasal ini menyebutkan setiap orang berhak membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah. Menurut Maftuh, hak asasi setiap orang yang diatur dalam pasal itu adalah kebutuhan untuk membentuk keluarga. Pandangan yang menganggap pasal 28 B menjamin poligami sebagai hak asasi manusia dinilai Maftuh sebagai pandangan yang keliru.
Berpoligami dalam pandangan agama islam memang boleh-boleh saja.Namun tidak lazim jika menyebut Poligami sebagai ibadah.Poligami memang pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW.Tapi itu sekedar untuk menolong janda-janda yang ditinggal mati oleh suaminya dalam peperangan bukan nafsu untuk memenuhi hasrat biologis semata.
3. PILKADA
Seyogyanya,ajang pemilihan kepala daerah (pilkada) merupakan darah segar yang menghidupkan organisme demokrasi lokal dengan berfungsinya organ-organ politik di daerah. Meski demikian, sepanjang sejarah penyelenggaraan pilkada di Indonesia, ternyata sarat pelanggaran hak asasi manusia (HAM).
Salah satu penyebabnya adalah keran kebebasan yang terbuka demikian cepat menyebabkan membanjirnya partisipasi dalam pencalonan kandidat kepala daerah, sementara ruang kompetisi sangat ketat dan terbatas.
Lagi pula, bayang-bayang potensi kekuasaan dan kekayaan yang amat menjanjikan dari jabatan kepala daerah menarik minat banyak kandidat,sementara kebanyakan dari mereka tidak memiliki integritas moral dan kapabilitas keahlian memadai. Karena itu,tidak jarang cara-cara licik dan premanisme politik,entah sengaja atau terpaksa,digunakan dalam meraup preferensi politik publik.
Di sinilah pelanggaran HAM kerap terjadi. Sejatinya,apresiasi terhadap HAM merupakan elemen penting yang harus ada di dalam sistem politik demokrasi. Menurut ilmuwan politik G Bingham Powel (1982),salah satu kriteria prasyarat terciptanya demokrasi dalam dimensi empirik adalah ’’citizens and leaders enjoy basic freedom of speech,press, assembly and organization”.
Karena itu, dalam rangka membangun demokratisasi dalam konteks lokal maka upaya meminimalisasi –jika tidak mungkin menghilangkan– pelanggaran HAM dalam penyelenggaraan pilkada merupakan hal yang signifikan untuk diwacanakan.
4. EMAIL BERUJUNG BUI
Kasus yang menimpah Prita Mulyasari cukup menarik.Sebetulnya
bukan termasuk besar, tetapi rupanya ada konspirasi yang membesar-besarkan. Kasus ini
bermula dari kejadian ” Curhat ” dan bersifat pribadi dari korban ( pasien ) di RS Omni
Internasional atas dampak pengobatan yang mengakibatkan korban mengalami luka tambahan dari luka lama. Curhat tersebut dia ungkapkan kepada sahabatnya via
email. Artinya si Prita dapat disebut sebagai pihak ” Konsumen ” dari penyedia jasa layanan
usaha RS Omni tersebut. Sebagai konsumen Prita punya hak menyampaikan unek-unek
ketidakpuasannya terhadap pelayanan penyedia jasa dan itupun dilindungi Undang – Undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
Penegakan hukum terhadap Prita jelas-jelas melanggar HAM, Polres dan Kajari Tangerang dapat dituntut balik beserta Rumah sakitnya, demi nama baik dan kerugian yang diderita ibu 2 orang anak Balita ini.
5. BUAH KAKAO
Kasus nenek Minah asal Banyumas yang divonis 1,5 bulan kurungan dengan masa percobaan 3 bulan akibat mencuri tiga buah kakao membuat Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar prihatin. Para penegak hukum harusnya mempunyai prinsip kemanusiaan, buka cuma menjalankan hukum secara positifistik.
Ironi hukum di Indonesia ini berawal saat Minah sedang memanen kedelai di lahan garapannya di Dusun Sidoarjo, Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah, pada 2 Agustus lalu. Lahan garapan Minah ini juga dikelola oleh PT RSA untuk menanam kakao.
Ketika sedang asik memanen kedelai, mata tua Minah tertuju pada 3 buah kakao yang sudah ranum. Dari sekadar memandang, Minah kemudian memetiknya untuk disemai sebagai bibit di tanah garapannya. Setelah dipetik, 3 buah kakao itu tidak disembunyikan melainkan digeletakkan begitu saja di bawah pohon kakao.
Dan tak lama berselang, lewat seorang mandor perkebunan kakao PT RSA. Mandor itu pun bertanya, siapa yang memetik buah kakao itu. Dengan polos, Minah mengaku hal itu perbuatannya. Minah pun diceramahi bahwa tindakan itu tidak boleh dilakukan karena sama saja mencuri.
Seminggu kemudian dia mendapat panggilan pemeriksaan dari polisi. Proses hukum terus berlanjut sampai akhirnya dia harus duduk sebagai seorang terdakwa kasus pencuri di Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto.
5. TRAGEDI TRISAKTI
Tragedi Trisakti adalah peristiwa penembakan, pada 12 Mei 1998, terhadap mahasiswa pada saat demonstrasi menuntut Soeharto turun dari jabatannya. Kejadian ini menewaskan empat mahasiswa Universitas Trisakti di Jakarta, Indonesia serta puluhan lainnya luka.
Mereka yang tewas adalah Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, dan Hendriawan Sie. Mereka tewas tertembak di dalam kampus, terkena peluru tajam di tempat-tempat vital seperti kepala, leher, dan dada.
6. PENGGUSURAN RUMAH
Penggusuran terhadap rumah warga selalu terjadi setiap tahun. Tata ruang kota selalu menjadi alasan bagi pemerintah untuk melakukan kebijakan yang merugikan bagi sebagian warga kota itu.Kebijakan pemerintah melakukan penggusuran ini dinilai sebagai bentuk pelanggaran HAM. Hal itu terungkap dalam diskusi yang digelar oleh Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA), Jl Pancawarga IV, Kalimalang, Jakarta, Rabu (4/10/2006).
7. PEMBEBASAN ADELIN LIS
Pembebasan Adelin Lis yang merupakan tersangka kasus pembalakan liar yang banyak terjadi di Indonesia lembaga permasyarakartan tempat dia ditahan pada beberapa waktu yang lalu merupakan salah satu kasus pelanggaran HAM di negeri kita. Menteri Hukum dan HAM menegaskan, “ Bahwa bebasnya Adelin Lis dari lembaga permasyarakatan tersebut beberapa waktu yang lalu tlah di atur oleh petugas lembaga permasyarakatan yang bekerja di tempat Adelin Lis di tahan.
Berikut adalah penuturan dari petugas penjaga lembaga permasyarakatan yang membantu bebasnya Adelin Lis, “ saya membantu Adelin Lis karna dia akan memberikan uang bila saya dapat mengatur surat pembebasan dirinya”. dari penuturan tersebut kenyataannya adalah aparat keamanan di Indonesia masih kalah dengan sistem kolusi yang sering digunakan oleh para peabat yang faktanya bersalah. Disamping itu, penjaga lembaga pemasyarakatan yang terkait dengan pembebasan Adelin Lis sekarang ini tlah dinyatakan sebagai tersangka. Yang menjadi perdebatan para aktivis HAM adalah, “Mengapa aparat keamanan yang berada dilembaga pemasyarakatan tempat Adelin Lis ditahan mudah sekali terbujuk oleh sebuah kenikmatan dunia sesaat yang dijanjikan oleh Adelin Lis?
Tidak lama setelah Adelin Lis bebas, akhirnya aparat kepolisian berhasil kembali menangkap Adelin Lis.
Jumat, 11 Januari 2013
Tugas Softskill 2
MANAJEMEN SISTEM INFORMASI
IRM adalah konsep manajemen sumber informasi yang mengenal
informasi sebagai sumber organisasional utama yang harus dikelola dengan
tingkat kepentingan yang sama seperti sumber organisasional dominan lain
seperti orang, keuangan, peralatan & manajemen.
Informasi adalah salah satu sumber
utama dari perusahaan, dan ia dapat dikelola seperti halnya sumber-sumber lain. Informasi
adalah sumber konseptual yang mana menggambarkan sumber-sumber fisik yang harus
dikelola oleh manajer. Jika skala operasinya terlalu besar untuk diobservasi,
maka manajer dapat memonitor sumber-sumber fisik dengan mengunakan informasi
yang menggambarkan atau mewakili sumber-sumber tersebut.
Kritik terhadap pandangan IRM ini muncul.
Alasannya adalah bahwa denga pandangan seperti itu, maka pengukuran nilai
informasi menjadi sulit. Dan adanya kenyataanbahwa informasi bersifat
konseptual bukan fisik.
Informasi dapat diibaratkan sebagai darah yang
mengalir di dalam tubuh manusia, seperti halnya informasi di dalam sebuah
perusahaan yang sangat penting untuk mendukung kelangsungan perkembangannya,
sehingga terdapat alasan bahwa informasi sangat dibutuhkan bagi sebuah
perusahaan. Akibat bila kurang mendapatkan informasi, dalam waktu tertentu
perusahaan akan mengalami ketidakmampuan mengontrol sumber daya, sehingga dalam
mengambil keputusan-keputusan strategis sangat terganggu, yang pada akhirnya
akan mengalami kekalahan dalam bersaing dengan lingkungan pesaingnya. Disamping
itu, sistem informasi yang dimiliki seringkali tidak dapat bekerja dengan baik.
Masalah utamanya adalah bahwa sistem informasi
tersebut terlalu banyak informasi yang tidak bermanfaat atau berarti (sistem
terlalu banyak data). Memahami konsep dasar informasi adalah sangat penting
(vital) dalam mendesain sebuah sistem informasi yang efektif (effective
business system). Menyiapkan langkah atau metode dalam menyediakan informasi
yang berkualitas adalah tujuan dalam mendesain sistem baru.
Sebuah perusahaan mengadakan
transaksi-transaksi yang harus diolah agar bisa menjalankan kegiatannya
sehari-hari. Daftar gaji harus disiapkan, penjualan dan pembayaran atas
perkiraan harus dibutuhkan: semua ini dan hal-hal lainnya adalah kegiatan
pengolahan data dan harus dianggap bersifat pekerjaan juru tulis yang mengikuti
suatu prosedur standar tertentu.
Komputer bermanfaat utnuk tugas-tugas
pengolahan data semacam ini, tetapi sebuah sistem informasi menajemen
melkasanakan pula tugas-tugas lain dan lebih dari sekedar sistem pengolahan
data. Adalah sistem pengolahan informasi yang menerapkan kemampuan komputer
untuk menyajikan informasi bagi manajemen dan bagi pengambilan keputusan.
Sistem informasi manajeman digambarkan sebagai
sebuah bangunan piramida dimana lapisan dasarnya terdiri dari informasi,
penjelasan transaksi, penjelasan status, dan sebagainya. Lapisan berikutnya terdiri
dari sumber-sumber informasi dalam mendukung operasi manajemen sehari-hari.
Lapisan keriga terdiri dair sumber daya sistem informasi untuk membantu
perencanaan taktis dan pengambilan keputusan untuk pengendalian manajemen.
Lapisan puncak terdiri dari sumber daya informasi utnuk mendukung perencanaan
dan perumusan kebijakan oleh tingkat manajemen.
Definisi sistem informasi
manajemen,
istilah yang umum dikenal orang adalah sebuah sistem manusia/mesin yang terpadu
(intregeted) untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi,
manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi. Sistem ini
menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) komputer,
prosedur pedoman, model manajemen dan keputusan, dan sebuah “data base:.
Konsep
Dasar Informasi
Terdapat beberapa definisi, antara lain :
1. Data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.
Terdapat beberapa definisi, antara lain :
1. Data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.
2.
Sesuatu yang nyata atau setengah nyata yang dapat mengurangi derajat
ketidakpastian tentang suatu keadaan atau kejadian. Sebagai contoh, informasi
yang menyatakan bahwa nilai rupiah akan naik, akan mengurangi ketidakpastian
mengenai jadi tidaknya sebuah investasi akan dilakukan.
3.
Data organized to help choose some current or future action or nonaction to
fullfill company goals (the choice is called business decision making)
Fungsi
/ Manfaat Sistem Informasi Manajemen :
Supaya informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi dapat berguna bagi manajamen, maka analis sistem harus mengetahui kebutuhan-kebutuhan informasi yang dibutuhkannya, yaitu dengan mengetahui kegiatan-kegiatan untuk masing-masing tingkat (level) manajemen dan tipe keputusan yang diambilnya. Berdasarkan pada pengertian-pengertian di atas, maka terlihat bahwa tujuan dibentuknya Sistem Informasi Manajemen atau SIM adalah supaya organisasi memiliki informasi yang bermanfaat dalam pembuatan keputusan manajemen, baik yang meyangkut keputusan-keputusan rutin maupun keputusan-keputusan yang strategis.
Supaya informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi dapat berguna bagi manajamen, maka analis sistem harus mengetahui kebutuhan-kebutuhan informasi yang dibutuhkannya, yaitu dengan mengetahui kegiatan-kegiatan untuk masing-masing tingkat (level) manajemen dan tipe keputusan yang diambilnya. Berdasarkan pada pengertian-pengertian di atas, maka terlihat bahwa tujuan dibentuknya Sistem Informasi Manajemen atau SIM adalah supaya organisasi memiliki informasi yang bermanfaat dalam pembuatan keputusan manajemen, baik yang meyangkut keputusan-keputusan rutin maupun keputusan-keputusan yang strategis.
Sehingga
SIM adalah suatu sistem yang menyediakan kepada pengelola organisasi data
maupun informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas-tugas organisasi.
Beberapa
manfaat atau fungsi sistem informasi antara lain adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan aksesibilitas data yang tersaji secara tepat waktu dan akurat bagi para pemakai, tanpa mengharuskan adanya prantara sistem informasi.
1. Meningkatkan aksesibilitas data yang tersaji secara tepat waktu dan akurat bagi para pemakai, tanpa mengharuskan adanya prantara sistem informasi.
2.
Menjamin tersedianya kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan sistem
informasi secara kritis.
3.
Mengembangkan proses perencanaan yang efektif.
4.
Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan akan keterampilan pendukung sistem
informasi.
5.
Menetapkan investasi yang akan diarahkan pada sistem informasi.
6.
Mengantisipasi dan memahami konsekuensi-konsekuensi ekonomis dari sistem
informasi dan teknologi baru.
7.
Memperbaiki produktivitas dalam aplikasi pengembangan dan pemeliharaan sistem.
8.
Organisasi menggunakan sistem informasi untuk mengolah transaksi-transaksi,
mengurangi biaya dan menghasilkan pendapatan sebagai salah satu produk atau
pelayanan mereka.
9. Bank menggunakan sistem informasi
untuk mengolah cek-cek nasabah dan membuat berbagai laporan rekening koran dan
transaksi yang terjadi.
Tugas Softskill 1
SIKLUS
HIDUP SISTEM
Salah
satu aset perusahaan yang paling berharga saat ini adalah sistem informasi yang
responsif dan berorientasi pada pengguna. Sistem yang baik dapat meningkatkan
produktifitas, menurunkan jumlah persediaan yang harus dikelola, mengurangi
kegiatan yang tidak memberikan nilai tambah, meningkatkan pelayanan kepada
pelanggan dan mempermudah pengambilan keputusan bagi manajemen serta mengkoordinasikan
kegiatan dalam perusahaan. Oleh karena itu, audit atas pengembangan dan
pemeliharaan sistem informasi semakin dibutuhkan sehingga sistem yang dimiliki
efektif dalam menyelesaikan pekerjaan dan meningkatkan efisiensi kerja.
Disamping itu saat ini kesadaraan atas pentingnya pengendalian sistem informasi
di kalangan manajemen perusahaan semakin tinggi.
1. Fase Perencanaan Sistem :
Dalam fase perencanaan system
dibentuk suatu struktur kerja strategis yang luas dan pandangan system
informasi baru yang jelas yang akan memenuhi kebutuhan-kebutuhan pemakai
informasi Proyek system dievaluasi dan dipisahkan berdasarkan prioritasnya.
Proyek dengan prioritas tertinggi akan dipilih untuk pengembangan. Sumber daya
baru direncanakan untuk, dan dana disediakan untuk mendukung pengembangan
system. Sistem informasi
Selama fase perencanaan system,
dipertimbangkan : Faktor-faktor kelayakan ( feasibility factors ) yang
berkaitan dengan kemungkinan berhasilnya system informasi yang dikembangkan dan
digunakan seperti factor kelayakan teknis, ekonomis, legal, operasional dan
factor kelayakan rencana. Faktor-faktor Strategis ( strategic factor ) yang
berkaitan dengan pendukung system informasi dari sasaran bisnis dipertimbangkan
untuk setiap proyek yang diusulkan. Nilai-nilali yang dihasilkan dievaluasi
untuk menentukan proyek system mana yang akan menerima prioritas yang
tertinggi. Dalam hal ini adalah factor produktifitas, factor diferensiasi dan
factor manajemen. komponen Sistem informasi
2. Fase Analisis dan Design :
Sistem Dalam fase ini dilakukan
proses penilaian, identifikasi dan evaluasi komponen dan hbungan timbale balik
yang terkait dalam pengembangan system, definisi masalah, tujuan, kebutuhan,
prioritas dan kendala-kenala system, ditambah identifikasi biaya, keuntungan
dan estimasi jadwal untuk solusi yang berpotensi. Fase analisis sistem adalah
fase profesional sistem melakukan kegiatan analisis sistem. Laporan yang
dihasilkan menyediakan suatu landasan untuk membentuk suatu tim proyek sistem
dan memulai fase analisis sistem. komponen Sistem informasi
Tim proyek sistem memperoleh
pengertian yang lebih jelas tentang alas an untuk mengembangkan suatu sistem
baru. Ruang lingkup analisis sistem ditentukan pada fase ini. Profesional
system mewawancarai calon pemakai dan bekerja dengan pemakai yang bersangkutan
untuk mencari penyelesaian masalah dan menentukan kebutuhan pemakai. Beberapa
aspek sistem yang sedang dikembangkan mungkin tidak diketahui secara penuh pada
fase ini, jadi asumsi kritis dibuat untuk memungkinkan berlanjutnya siklus
hidup pengembangan sistem. Pada akhir fase analisis sistem, laporan analisis
sistem disiapkan. Laporan ini berisi penemuan-penemuan dan rekomendasi. Bila
laporan ini disetujui, tim proyek sistem siap untuk memulai fase perancangan
sistem secara umum. Bila laporan tidak disetujui, tim proyek sistem harus
menjalankan analisis tambahan sampai semua peserta setuju.
3. Fase Implementasi Sistem dan
Pemeliharaan Sistem
Pada fase ini sistem siap untuk
dibuat dan diinstallasi. Sejumlah tugas harus dikoordinasi dan dilaksanakan
untuk impmentasi system baru Laporan implementasi yang dibuat pada fase ini ada
dua bagian komponen Sistem informasi.
Rencana implementasi. Dalam
bentuk Program and Evaluation Review Technique (PERT) Chart atau Grantt Chart
2. Penjadwalan proyek dan teknik manajemen. Bagian kedua adalah laporan yang
enerangkan tugas penting untuk melaksanakan implementasi system, seperti :
Pengembangan perangkat lunak Persiapan lokasi peletakkan system Installasi
peralatan yang digunakkan Pengujian system Pelatihan untuk para pemakai system
Persiapan dokumentasi komponen Sistem informasi
4. Fase
Operasi & Kontrol
Mengontrol CBIS selagi berevolusi selama fase SLC
Memastikan bahwa CBIS yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan
Mengontrol CBIS selagi berevolusi selama fase SLC
Memastikan bahwa CBIS yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan
KONTROL PENGOPERASIAN SISTEM
Kontrol
pengoperasian sistem dimaksudkan untuk mencapai efisiensi dan
keamanan. Kontrol yang memberikan kontribusi terhadap tujuan ini dapat diklasifikasikan
menjadi 5 area :
keamanan. Kontrol yang memberikan kontribusi terhadap tujuan ini dapat diklasifikasikan
menjadi 5 area :
4.1
Struktur organisasional
Staf pelayanan informasi diorganisir menurut bidang spesialisasi. Analisis,
Programmer, dan Personel operasi biasanya dipisahkan dan hanya
mengembangkan ketrampilan yang diperlukan untuk area pekerjaannya sendiri.
Staf pelayanan informasi diorganisir menurut bidang spesialisasi. Analisis,
Programmer, dan Personel operasi biasanya dipisahkan dan hanya
mengembangkan ketrampilan yang diperlukan untuk area pekerjaannya sendiri.
4.2
Kontrol perpustakaan
Perpustakaan komputer adalah sama dengan perpustakaan buku, dimana
didalamnya ada pustakawan, pengumpulan media, area tempat penyimpanan
media dan prosedur untuk menggunakan media tersebut. Yang boleh mengakses
perpustakaan media hanyalah pustakawannya.
Perpustakaan komputer adalah sama dengan perpustakaan buku, dimana
didalamnya ada pustakawan, pengumpulan media, area tempat penyimpanan
media dan prosedur untuk menggunakan media tersebut. Yang boleh mengakses
perpustakaan media hanyalah pustakawannya.
4.3
Pemeliharaan Peralatan
Orang yang tugasnya memperbaiki computer yang disebut Customer Engineer
(CE) / Field Engineer (FE) / Teknisi Lapangan menjalankan pemeliharaan yang
terjadwal / yang tak terjadwal.
Orang yang tugasnya memperbaiki computer yang disebut Customer Engineer
(CE) / Field Engineer (FE) / Teknisi Lapangan menjalankan pemeliharaan yang
terjadwal / yang tak terjadwal.
4.4
Kontrol lingkungan dan keamanan fasilitas
Untuk menjaga investasi dibutuhkan kondisi lingkungan yang khusus seperti ruang computer harus bersih keamanan fasilitas yang harus dilakukan dengan penguncian ruang peralatan dan komputer.
Untuk menjaga investasi dibutuhkan kondisi lingkungan yang khusus seperti ruang computer harus bersih keamanan fasilitas yang harus dilakukan dengan penguncian ruang peralatan dan komputer.
4.5
Perencanaan disaster
4.5.1 Rencana Keadaan darurat
Prioritas utamanya adalah keselamatan tenaga kerja perusahaan
Prioritas utamanya adalah keselamatan tenaga kerja perusahaan
4.5.2 Rencana Backup
Menjelaskan bagaimana perusahaan dapat melanjutkan operasinya dari ketika terjadi bencana sampai ia kembali beroperasi secara normal.
Menjelaskan bagaimana perusahaan dapat melanjutkan operasinya dari ketika terjadi bencana sampai ia kembali beroperasi secara normal.
4.5.3 Rencana Record Penting
Rencana ini mengidentifikasi file data penting & menentukan tempat penyimpanan
Rencana ini mengidentifikasi file data penting & menentukan tempat penyimpanan
4.5.4 Rencana Recovery
Rencana ini mengidentifikasi sumber-sumber peralatan pengganti, fasilitas
komunikasi da pasokan-pasokan.
Rencana ini mengidentifikasi sumber-sumber peralatan pengganti, fasilitas
komunikasi da pasokan-pasokan.
Rabu, 14 November 2012
Tugas Kelompok
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Di Ajukan
Untuk Memenuhi Salah Satu Mata kuliah Sistem Informasi
Manajemen
Di Susun
oleh : Desi Wulandriani (31111886)
Rangga Wibowo (35111874)
Ratih Pratiwi (35111896)
Sharel Dolby Sebayang (36111725)
Sherila
Putri Melinda (36111735)
Kelas : 2
DB 15
DIPLOMA TIGA FAKULTAS ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS GUNADARMA
2012-2013
KEPUTUSAN ERTL DUKUNGAN JOURNEY
DSSRESOURCES.COM (CASSES.39)
Ertl
Company, Inc adalah perusahaan berukuran sedang yang begerak dibidang
manufaktur perusahaan yang berlokasi di Dyersville, Iowa di Amerika Serikat
Midwestern. Pada musim gugur 1991, perusahaan ini memulai sebuah proyek data
warehouse untuk meningkatkan akses informasi eksekutif dan untuk menghilangkan
persiapan manual laporan. Kasus ini menggambarkan proyek pendukung keputusan di
Ertl dari tahun 1992 sampai 1998. Kasus ini menggambarkan tantangan menerapkan
teknologi pendukung keputusan dalam lingkungan komputasi warisan sistem
tradisional. Juga, itu menampilkan perjalanan pendukung keputusan yang terjadi
di banyak perusahaan dan peran kepemimpinan Sistem Informasi departemen
berhasil menyelesaikan dan memelihara proyek-proyek pendukung keputusan. Kronik
kegiatan menyoroti isu-isu implementasi yang terkait dengan data warehousing
dan mendukung keputusan.
Selama musim
gugur 1991, manajer puncak di Perusahaan Ertl yang mendorong manajemen
informasi yang lebih baik. Juga, tekanan biaya yang mempengaruhi semua aspek
perusahaan, dan gudang data terpusat dan client / server sistem komputasi
dipandang sebagai salah satu cara untuk memenuhi tekanan tersebut bertentangan.
Dalam keadaan ini, Perusahaan Ertl, Inc Dyersville, Iowa, Amerika Serikat,
memulai sebuah proyek pergudangan data. Ertl diproduksi mainan replika. Salah
satu yang paling terkenal produknya, replika John Deere traktor, adalah favorit
klasik anak Midwestern USA dan orang tua mereka.
Pada
pertengahan 90-an, keberhasilan proyek pergudangan Ertl data yang
dipublikasikan secara luas. The Data Warehousing Institute situs Web memiliki
testimonial, contoh kasus diterbitkan oleh vendor perangkat lunak utama,
Software AG, dan artikel tentang proyek muncul di majalah komputasi bisnis
populer, Minggu PC. Juga, Buka Software AG Data Program Gudang memenangkan DB /
EXPO 's Penghargaan RealWare untuk proyek data warehouse Perusahaan Ertl.
Kasus ini
merupakan rekening retrospektif dan analisis proyek pendukung keputusan di
berbagai Ertl 1991-1998. Kasus ini mengacu pada materi yang diterbitkan,
korespondensi email dan wawancara lapangan. Bukti menunjukkan itu Ertl IS /
staf TI menghadapi banyak tantangan, termasuk berurusan dengan publisitas pada
proyek dan mempertahankan momentum dalam penggunaan teknologi informasi yang
canggih untuk mendukung keputusan. Para pendukung keputusan yang sedang
berlangsung "perjalanan" itu sangat sulit Ertl karena perubahan
teknologi data warehouse, terkendala keuangan dan IS / IT personil sumber daya,
harapan manajemen senior, dan perubahan dalam IS / IT kepemimpinan.
Penjelasan
singkat Sejarah dan Latar Belakang
Pada akhir
musim panas 1945, Fred Ertl Sr 's serikat melanda Dubuque, Iowa pengecoran di
mana ia bekerja sebagai cetakan harian. Jadi, Fred memulai bisnis di lantai
dasar rumahnya. Fred meleleh perang-surplus aluminium dan menuangkan logam cair
ke dalam cetakan pasir. Anak-anaknya membantu baut bagian miniatur menjadi
model skala.
Pada tahun
1959, Ertl membangun pabrik di barat Dubuque di Dyersville, Iowa. Dyersville
menjadi "The Toy Pertanian Capital of the World" dan "Farm Toy
Hall of Fame" didirikan. Pada tahun 1967, keluarga Ertl dijual perusahaan
karena masalah dengan perencanaan perumahan mereka (lihat Jeffrey, 1997).
Keluarga
Ertl dijual perusahaan untuk Victor mesin penghitung. Pada tahun 1977, Victor
mesin penghitung menjual bisnis untuk Kidde & Co Pada tahun 1987, Hanson
PLC, sebuah perusahaan LBO dikelola oleh Lord James Hanson dan Lord James White
dibeli Kidde. Hanson PLC timbul utang korporasi yang signifikan. Jadi, pada
tahun 1995, itu demerged 'utang-sarat nya kepemilikan AS menjadi perusahaan
terpisah yang disebut AS Industries.
Hanson PLC
telah membuka sebuah pabrik mainan di Tijuana, Meksiko pada tahun 1983 yang
digunakan hanya setengah tahun. Pada musim gugur 1995, dengan perjanjian NAFTA
perdagangan yang baru saja disahkan menjamin mereka bisa membawa produk ke AS
bebas tarif, AS Industries mengumumkan itu bergerak 300 pekerjaan, lebih dari
seperempat dari gaji Ertl, dari Dyersville, IA ke Tijuana, Meksiko. Jadi, 1995
merupakan tahun yang sulit bagi Ertl dan masyarakat Dyersville: perusahaan
kehilangan $ 6 juta dan masyarakat kehilangan 300 pekerjaan. Pada tahun 1996
Namun, Ertl menyumbang peningkatan terbesar terhadap pendapatan US Industries,
menghasilkan keuntungan $ 3 juta.
Pada bulan
April 1997, Perusahaan Ertl memperkuat kehadirannya di pasar Eropa dengan mengakuisisi
Petite, Ltd dan merek yang terkait. Perusahaan ini 150 tahun Inggris, yang
berbasis di Nottingham, Inggris, adalah produsen terkemuka koleksi prajurit
militer, mainan logam cor pertanian plastik dan mati, angka, hewan, bangunan
dan mainan prasekolah plastik.
Pada
Februari 1998, Ertl membawa online situs Web-nya, www.Ertltoys.com. Juga,
George B. Volanakis mengundurkan diri sebagai CEO Ertl. Pada tanggal 14 April
1999, Racing Champions Corp mengakuisisi Ertl untuk $ 105 juta tunai. Racing
Champions akuisisi menandai akhir perjalanan pendukung keputusan Ertl dan awal
baru RC Ertl (rcertl.com) Keputusan perjalanan dukungan.
Awal Journey
Pada tahun
1987, Hanson PLC telah membeli perusahaan induk Ertl. Perubahan kepemilikan
menandai awal dari sebuah periode kekacauan bagi organisasi Sistem Informasi
Ertl. Konsultan meyakinkan manajemen senior bahwa AS400 IBM harus dibeli untuk
menggantikan sistem mainframe yang ada. Satu tahun dan 10 bulan dihabiskan
mencoba untuk mengubah perangkat lunak warisan dan memindahkan data dari
mainframe yang ada untuk AS400 tersebut. Pada saat itu, Ertl IS staf
menunjukkan bahwa AS400 itu tidak memadai untuk kebutuhan Ertl, dan upaya
konversi ditinggalkan. Ertl akhirnya mengakuisisi IBM lebih kuat 4381 komputer
mainframe.
Ada
ketidakstabilan yang cukup besar dalam IS kepemimpinan selama ini. Perusahaan
pergi melalui tiga IS direksi dalam dua tahun. Mempekerjakan Bill Bruttaniti
sebagai Direktur Sistem Informasi pada Oktober 1991 disediakan stabilitas yang
sangat dibutuhkan bagi organisasi IS. Kepemimpinannya selama periode lima tahun
yang berakhir pada bulan Juli 1996 membawa pertumbuhan yang cukup besar dan
peningkatan di kedua teknologi dan aplikasi. Misalnya, hanya beberapa PC dapat
ditemukan pada waktu itu Bruttaniti bergabung Ertl. Pada saat ia meninggalkan,
ada lebih dari 650 PC di seluruh perusahaan. Pada tahun 1997, PC desktop
standar adalah Deskpro Compaq 4000 dengan Pentium 200 MHz processor, 32 MB RAM,
2,1 GB hard disk, dan Windows 3.1 sistem operasi.
Staci
Theisen dipromosikan secara internal untuk berhasil Bruttaniti pada Oktober
1996. Pada saat itu, Ertl IS organisasi terdiri dari 23 karyawan, termasuk enam
pengembang penuh waktu, tiga programmer kontrak, tiga manajer pengembangan
sistem, salah satu database administrator, seorang analis bisnis, salah satu
manajer komputasi pengguna akhir, spesialis bantuan dua meja, dan salah satu
spesialis jaringan. Pada puncak dari upaya pengembangan data warehouse 21
programmer kontrak telah dipekerjakan. Selama tahun 1998, perusahaan secara
aktif berusaha untuk merekrut tambahan IS staf, tapi kendala gaji yang
membuatnya dificult untuk menarik calon.
Apa IS / IT masalah? dan apa tujuan?
Bill
Bruttaniti menjelaskan pelaksanaan proyek data warehousing Ertl dalam sebuah
wawancara 1.994 Data Warehousing Institute. "Tujuan utama kami"
adalah "untuk mengembangkan jaringan global dan suite aplikasi perusahaan
yang berjalan pada platform apapun," jelas Bruttaniti. "Dengan
jaringan," ia melanjutkan, "semua departemen dapat berbagi informasi
sehingga kami dapat memberikan produk berkualitas pelanggan kami harapkan Pada
saat yang sama, kita dapat memilih perangkat keras biaya yang paling efektif
dan meminimalkan biaya overhead aplikasi pemeliharaan.".
Ertl mulai
memperbarui sistem informasi dengan membangun data warehouse. Menurut
Bruttaniti, "adalah The data warehouse langkah pertama kami dalam
menggantikan sistem warisan dengan aplikasi baru ini telah meningkatkan baik
akses data, serta ketersediaan data.." Sebuah data warehouse sering pada
dedicated server, namun Ertl terus kedua sistem pemrosesan transaksi dan data
warehouse pada platform mainframe yang sama.
Bruttaniti
mencatat bahwa "Ertl adalah sebuah situs warisan mainframe yang khas,
menderita masalah kinerja dan backlogs pada mesin yang tidak bisa mengatasi
dengan tuntutan informasi peningkatan Satu-satunya cara kita melihat keluar
dari situasi ini adalah perombakan radikal dari strategi informasi kami.. Tapi
kami memiliki investasi besar di mainframe berbasis teknologi dan informasi
warisan Kami ingin cara untuk maju tanpa menulis dari investasi itu.. "
Meskipun
janji dari beberapa vendor software, diperkuat oleh artikel dalam publikasi
perdagangan, perubahan utama untuk sistem terbuka umumnya sulit di awal
1990-an. Hanya beberapa organisasi mampu menghilangkan semua aplikasi warisan
mereka dan pindah sepenuhnya ke klien / server sistem. Perusahaan lain, seperti
Ertl, memilih strategi yang memungkinkan koeksistensi sistem warisan untuk
terus beroperasi sementara aplikasi baru dikembangkan. Pada Ertl, data
warehouse proyek menyediakan sarana untuk menerapkan strategi itu.
Ertl data
warehouse adalah langkah di sepanjang jalur migrasi ke tujuan keseluruhan
pendukung keputusan ditingkatkan. Jadi dalam memilih alat untuk data
warehousing, Ertl IS manajer diidentifikasi konversi sebagai tugas penting.
Aplikasi biaya konversi digunakan sebagai kriteria penting dalam memilih
database dan alat-alat yang akan digunakan untuk data warehouse.
Membenarkan
Proyek Data Warehouse
Menurut Data
Warehousing studi kasus Institute (1994), pembenaran Ertl untuk data
warehousing didasarkan pada biaya langsung dan terukur. Pengguna membutuhkan
informasi dan sudah menimbulkan biaya yang besar untuk mendapatkannya. S Ertl
IS perencana mengidentifikasi semua tempat di mana upaya manual ekstensif
sedang digunakan untuk menghasilkan informasi pendukung keputusan.
Mengidentifikasi tugas saat memberikan perencana dua manfaat utama. Bruttaniti
mencatat pertama, memberi mereka nilai dolar untuk proyek mereka -. "18.000
jam per tahun diterjemahkan ke dalam ratusan ribu dolar per tahun dalam bentuk
tabungan Kedua, itu menunjukkan mereka target kesempatan untuk gudang data -
subyek dan format untuk informasi yang jelas dibutuhkan oleh organisasi. "
Setelah
inventarisasi upaya pelaporan saat itu selesai, Ertl kembali direkayasa akses
informasi. "Kami membagi perusahaan menjadi tiga kompetensi inti, dan
kemudian kita memetakan alur kerja fungsional di semua proses dan area yang
diidentifikasi di mana kita bisa meningkatkan produktivitas dengan menambahkan
aplikasi baru yang akan bertindak sebagai enabler," terkait Bruttaniti.
Salah satu tempat paling mudah untuk melihat nilai dari upaya pemodelan
lintas-proses informasi dalam kemampuan pengguna Ertl untuk melacak informasi
dari perkiraan perintah untuk pengiriman ke status produksi. Bruttaniti
mengklaim "Informasi ini tersedia dengan mudah dan langsung untuk berbagai
aplikasi pendukung keputusan."
The Data
Warehousing DSS Proyek
Pada bulan
Januari 1992, Ertl IS staf mulai analisis berbagai software untuk digunakan
dalam membangun gudang datanya. Analisis ini melibatkan produk dari Oracle,
FOCUS, Informix, Sybase, dan Software AG. Timeline berikut dari proyek
pergudangan data didasarkan pada percakapan dan email dengan Jim Singsank,
manajer pengembangan sistem, dan komentar diterbitkan oleh Bill Bruttaniti.
Kedua
Bruttaniti dan Singsank mencatat Anda tidak bisa hanya membeli data warehouse
Anda. Untuk membangun gudang dan menyediakan alat untuk pengembangan aplikasi
masa depan, Ertl memutuskan seperangkat kriteria dan kemudian diuji alat untuk
melihat seberapa baik mereka memenuhi kriteria tersebut (cf., Bruttaniti,
1994). Kriteria yang paling penting adalah:
transaksi
luar biasa kecepatan pemrosesan
minimal
konversi biaya untuk aplikasi mainframe
portabilitas
di semua platform komputasi populer, dan
terintegrasi,
alat informasi yang cerdas pengiriman.
Tes Ertl
menunjukkan bahwa vendor perangkat lunak yang paling bisa menawarkan dua atau
tiga dari manfaat ini, tetapi menurut Bruttaniti, "hampir semua produk
diperlukan upaya konversi utama, dengan pengecualian dari orang-orang dari Software
AG. VSAM dan DL / 1 integrsi Its adalah kunci pembeda karena memungkinkan kita
untuk menyelesaikan transisi data warehouse keseluruhan tanpa mempengaruhi
pengguna akhir. " VSAM adalah singkatan dari 'metode akses virtual
sekuensial,' dan DL / 1 singkatan Data, Bahasa 1 database awal dari IBM untuk
DOS / VSE nya mainframe (TechEncyclopedia, 1998).
Untuk
memperoleh bisnis Ertl, Software AG telah "membuktikan bahwa perusahaan
Adabas perangkat lunak manajemen data yang bisa mengungguli sistem manajemen
database lain dan menawarkan waktu subsecond respon. Software AG juga harus
membuktikan bahwa data dapat dengan mudah diakses dari semua permintaan populer
dan alat pelaporan , termasuk ESPERANT sendiri Akhirnya,. Software AG harus
membuktikan bahwa ALAM nya generasi keempat bahasa dapat meningkatkan
produktivitas pengembangan aplikasi empat atau lima-ke-satu di atas COBOL, dan
bahwa kedua Adabas dan NATURAL berjalan dengan baik pada mainframe dan bisa
berjalan di semua platform sistem operasi populer lainnya. "
Pada
September 1992, Ertl telah membuat keputusan untuk bermitra dengan Software AG.
Menurut Bruttaniti, biaya migrasi yang lebih rendah, dukungan mainframe bersama
dengan portabilitas yang nyata, dan kinerja semua dikombinasikan untuk membuat
keputusan pemilihan produk yang mudah. Software AG adalah yang terbesar ke-10
software perusahaan independen di dunia, dengan dua kantor pusat di Darmstadt,
Jerman dan Reston, VA. Software AG melaporkan pendapatan sebesar $ 533.000.000
(AS) pada tahun 1994.
Pada bulan
Oktober 1992, staf Ertl mengembangkan Permintaan Dana dari kantor perusahaan
untuk membeli perangkat lunak aplikasi baru dan untuk memasang jaringan PC baru
dengan perangkat lunak desktop standar. Ertl standar di Compaq Deskpro PC
dengan Windows 3.1, Lotus SmartSuite, Amipro, dan CC: Mail sebagai aplikasi
desktop standar. Penggantian CRT tua dengan hardware standar jaringan baru dan
perangkat lunak dimulai pada bulan Mei 1993.
Pemasangan
produk AG Software terjadi pada bulan September 1993. Pelatihan untuk staf
pengembangan sistem pada produk ini dimulai pada bulan Oktober 1993. Pada
Januari 1994, staf pengembangan sistem memulai pengembangan dasar Data
Warehouse di ALAM dan CONSTRUCT, menggunakan data diekstrak dari sistem
CICS/DL/1/COBOL tua.
Pengguna
pelatihan dan pengujian aplikasi Data Warehouse dimulai pada bulan Juni 1994.
Aplikasi ini digunakan penjualan dan informasi pemesanan dari transaksi masa
lalu dan sekarang dengan update malam dari aktivitas sehari-hari. "The
[permintaan] backlog untuk mengakses data dari mainframe [4381 IBM] adalah luar
biasa," kata Doug Dalrymple, WAN / LAN Administrator Jaringan pada tahun
1995. "Perusahaan membutuhkan semua jenis informasi pada [yang]
jari." Akhir tahun 1994, Ertl membuka mainframe untuk pengguna PC dengan
menginstal EDA / SQL middleware dari Builders Informasi dan ESQ Software AG
untuk Open Database Connectivity (DiCarlo, 1995).
Pada tahun
1994, keberhasilan Ertl data warehouse proyek memungkinkan departemen TI untuk
memulai perangkat tambahan yang diperlukan untuk mengimplementasikan perangkat
lunak Software AG keuangan dan manufaktur yang juga dibeli pada tahun 1993. Ini
adalah sebuah suite terintegrasi alat yang memungkinkan semua departemen untuk
berbagi informasi. Untuk melayani kebutuhan staf eksekutif, pada bulan Desember
1994, seorang pendukung keputusan aplikasi bernama SOP (Penjualan dan Rencana
Operasi) dikembangkan di ALAM.
Pada bulan
Maret 1995, perusahaan terkait situs remote ke mainframe melalui AT & T
InterSpan frame-relay WAN. Operasi Ertl terdiri dari dua bangunan di
Dyersville, dua bangunan di Tijuana, Meksiko, satu di Toronto, satu di Exeter,
Inggris, satu di Nottingham, Inggris, dan kantor untuk mengkoordinasikan
kontrak manufaktur di Hong Kong (lihat Gambar 1 untuk diagram jaringan) . Dunia
jaringan yang luas Ertl dibangun menggunakan kombinasi Frame Relay, garis T1
pecahan dan penuh, dan Virtual Private Networks (VPN) melalui Internet. Frame
Relay adalah kecepatan tinggi protokol paket switching yang digunakan dalam
jaringan wide area (WAN). Hal ini telah menjadi populer untuk LAN untuk koneksi
LAN melintasi jarak jauh, dan layanan frame relay disediakan oleh semua operator
utama. Garis T1 adalah point-to-titik jalur khusus yang disediakan oleh
perusahaan telepon yang membawa data pada 1,544 Mbps.
Pada bulan
Juni 1995, Visual Basic 4 antarmuka untuk Penjualan dan Rencana Operasi (SOP dikembangkan
mengakses data langsung dari Adabas pada mainframe untuk drilldowns dari
tingkat ke tingkat Perusahaan Penjualan Barang, yang memungkinkan pemilihan
data untuk membandingkan dan menyajikannya menggunakan berlaku grafik dan
diagram. "Kami mengembangkan [keputusan sistem pendukung] bagi para
eksekutif kami sehingga mereka bisa mendapatkan gambar grafis cepat keadaan
bisnis. Mereka juga dapat dijalankan melalui skenario 'bagaimana jika' untuk
proses perencanaan," kata Dalrymple (di DiCarlo) .
Kami
"terus mengembangkan permintaan data warehouse melalui 1996, bergulir
mereka kepada pengguna sebagai pengujian dan penerimaan pengguna selesai Selama
periode waktu yang sama kami memasang jaringan di Tijuana, Meksiko, Toronto,
Kanada dan Exeter, Inggris.. Kami juga memiliki staf meninjau proses bisnis
saat ini mencari cara untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas,
mengembangkan dan meningkatkan perangkat lunak aplikasi, pelatihan staf di
semua lokasi dan membantu orang untuk menerima Ganti! Kami juga bereksperimen
dengan EIS di FOKUS dari Pembangun Informasi dan EIS dari SAS. Kami bertekad
ada terlalu banyak overhead diperlukan pada desktop dan pada mainframe sehingga
kami akan mengembangkan sendiri, "menurut Jim Singsank.
Pada tahun
1995, Ertl IS staf diselidiki Lotus Notes Development Corporation sebagai
repositori dokumen dan database diskusi untuk pemasaran dan bepergian orang
penjualan. Investigasi yang menentukan bahwa akan terlalu mahal untuk
menyebarkan dan masih mengalami perubahan terlalu banyak.
Pada Juni
1996, Bill Bruttaniti meninggalkan Ertl. Dalam sebuah artikel InformationWeek
bulan yang sama, Emily Kay melaporkan "100 pekerja Ertl menggunakan
Microsoft Access dan Software AG Esperante front-end alat query pada Windows
3.1 PC untuk query ... Software AG Adabas D sistem manajemen database
relasional. Bertingkat tiga implementasi Ertl telah mengurangi waktu yang
diperlukan untuk respon query untuk satu menit itu banyak yang cepat untuk
kedua eksekutif senior menganalisis laporan tren dan produk tingkat menengah
dan pembelian manajer dan perwakilan layanan pelanggan yang menjalankan
penjadwalan lebih rinci dan perbandingan peramalan.. "
Staci
Theisen dipromosikan menjadi Direktur Ertl IS pada Oktober 1996. Pada Januari
1997, Ertl diimplementasikan perangkat lunak aplikasi baru termasuk Data
Warehouse fungsi tambahan untuk mencerminkan Metrik Toko Lantai untuk mengukur
efektivitas dalam pabrik.
Jim Singsank
menjelaskan, "Ertl mengembangkan skala bawah atau dasar Sistem Informasi
Eksekutif dengan 4 Visual Basic untuk mengakses informasi yang tersimpan pada
host". Pengembangan sistem EIS lebih rumit dimulai pada bulan Oktober
1997, memanfaatkan Acucobol. Sistem ini menunjukkan aktivitas harian, bulanan,
dan tahun-to-date dengan menelusuri kemampuan dari tingkat Perusahaan melalui tingkat
pelanggan ke tingkat Penjualan Barang.
"Sepanjang
upaya pengembangan kami di sisi PC kita telah memanfaatkan Microsoft Access
serta panggilan langsung ke Adabas dari Visual Basic dan Acucobol Kami telah
melakukan pengujian dengan Visual Basic dan Acucobol dan. Telah menentukan
bahwa Acucobol dapat menghasilkan hasil yang sama dalam 75% kurang waktu,
"jelas Singsank. Ertl dibatasi untuk pembangunan di lingkungan 3.1
Windows. Pada tahun 1995, Ertl mengalami masalah keuangan dan keputusan itu
dibuat tidak untuk meng-upgrade ke Windows 95.
Pada bulan
November 1997, Jim Singsank mencatat, "Kami akan menambahkan Eropa ke
aplikasi perangkat lunak mainframe selama 16 bulan ke depan .... Kami telah
jelas membuktikan bahwa ada kebutuhan untuk mainframe dalam situasi yang benar.
Tidak setiap bisnis dapat berjalan di jaringan PC atau pada AS/400 atau
mainframe. Salah satu melengkapi yang lain dalam kasus-kasus tertentu. "
Hasil Proyek Pendukung Keputusan
Pada tahun
1994, Bill Bruttaniti, Direktur Sistem Informasi di Ertl mengatakan, "Kami
digunakan untuk menghabiskan lebih dari 18.000 jam setiap tahun membuat laporan
itu tugas hanya telah dieliminasi,. Dan itu adalah tabungan berulang. Saya
berharap keuntungan ini untuk mempercepat seperti yang kita tumbuh dalam keahlian,
dengan sebanyak 50% peningkatan dalam produktivitas pengguna informasi kami.
" Kedua Bruttaniti dan Singsank menegaskan bahwa data warehouse baru dan
aplikasi baru yang meningkatkan aksesibilitas informasi, memungkinkan Ertl
untuk mengurangi biaya overhead tahunan sebesar $ 750.000 dan meningkatkan
produktivitas akses informasi 15%. Manajer dilaporkan mencapai tabungan ini
hanya dalam delapan belas bulan, hampir satu setengah tahun lebih cepat dari
jadwal.
Pada bulan
November 1997, Jim Singsank di Ertl menyimpulkan, "Hambatan terbesar kami
telah memiliki lebih dari lima tahun terakhir adalah membuat orang untuk
menerima perubahan dan membuat mereka untuk berpikir di luar kotak Kami telah
mencapai tujuan kami yang didirikan pada awalnya.: "Dapatkan data di ujung
jari pengguna '(tapi mereka selalu ingin dan membutuhkan lebih) Pekerjaan kami
tidak akan pernah selesai,. karena kebutuhan bisnis yang berubah, teknologi
baru, dan ide-ide baru. IS dunia masih membutuhkan alat-alat query yang lebih
baik yang beroperasi lebih efisien. "
Manajer pada
bulan Februari 1998, Ertl IS yang menilai kembali informasi mereka dan
kebutuhan sistem informasi. Penggunaan Windows 3.1 sebagai sistem operasi
desktop terus membatasi pilihan pembangunan, sebagaimana dibuktikan oleh keputusan
untuk menghentikan pengembangan Visual Basic karena kinerja lambat 4 Visual
Basic ini. Kekurangan Ertl dari staf mungkin diperburuk oleh lokasi mereka di
sebuah kota kecil Iowa. Ertl juga mengalami beberapa masalah jaringan, dan
terganggu oleh lambat akses ke data mainframe. Kunjungan situs oleh penulis
pada bulan Februari 1998 adalah ramah, tapi Sistem Informasi anggota staf
tampak stres dan kecewa. Pada saat itu, AS Industries sedang berusaha untuk
spin off Ertl kepada pemilik lain dan ada suasana meresap ketidakpastian.
Data yang
dipublikasikan pergudangan proyek di Ertl mencapai sejumlah keberhasilan.
Sistem ini mampu mengurangi biaya-biaya administrasi. Ertl tidak berhasil
bergerak dari hanya sebuah lingkungan mainframe terminal / bodoh untuk lingkungan
LAN PC / Novell / Mainframe. Sebuah gudang data dibuat bahwa akses terhadap
informasi meningkat secara signifikan manajerial. Ertl juga mampu memisahkan
operasional dari data pendukung keputusan. Total biaya proyek melebihi $ 5
juta.
Namun,
meskipun prestasi itu Ertl IS proyek transformasi, timeline atas menggambarkan
Ertl yang lambat dalam bergerak untuk lingkungan client / server. Lingkungan
mainframe Ertl diperpanjang melalui proyek ini, namun mainframe masih dapat
mendekati usang. Peran masa depan mainframe masih menjadi pertanyaan
diperdebatkan. Pada 1998, teknologi pendukung keputusan baru yang muncul (OLAP
dan web-based DSS) dan Ertl staf yang membentang sangat tipis yang mereka
butuhkan untuk melakukan outsourcing deevelopment dari sebuah website
perusahaan, dan IS staf membuat keputusan untuk meninggalkan Lotus Notes.
Kemitraan dengan vendor kunci, Software AG, memburuk karena permintaan untuk
produk-produknya menurun. Vendor lambat untuk meningkatkan produk dan beberapa
produk yang tidak dipertahankan. Sistem Informasi Eksekutif pada platform 3.1
Windows dibangun dengan menggunakan Visual Basic 4.0 tidak berhasil. Menjaga
momentum untuk mendukung keputusan inovatif akan dalam menghadapi kesulitan
anggaran selalu sulit dan inovasi pendukung keputusan di Ertl tampaknya menjadi
prioritas yang rendah pada tahun 1997 dan 1998.
Tentang
Racing Champions Ertl
Racing
Champions Ertl (www.rcErtl.com) adalah produsen terkemuka dan pemasar koleksi
inovatif dan mainan. Persembahan beragam Perusahaan produk termasuk skala
die-cast replika John Deere pertanian peralatan dan mobil NASCAR saham, lainnya
replika kendaraan berlisensi, pra-remaja mainan, kartu olahraga perdagangan,
balap pakaian dan souvenir, dan tokoh tertagih. Produk-produk ini dijual di
bawah pasar terfokus Perusahaan nama merek, termasuk Champions Racing ®, Ertl
®, Ertl Koleksi ®, Amerika Muscle ™, AMT, W. Britain ® ®, Tekan Tiket ®, dan
Joyride Studios ™. Perusahaan memperkuat merek dan meningkatkan keaslian produk
dengan menghubungkan mereka dengan sifat berlisensi sangat diakui termasuk
NASCAR, NHRA, John Deere, Harley-Davidson, Kasus LLC, Polaris, Honda,
Caterpillar, Ford, GM, Chrysler, Texaco, Universal Studios, Warner Brothers,
Gullane Entertainment, Nintendo, Sega, dan Electronic Arts. Hasil produksi
Perusahaan dipasarkan melalui berbagai saluran distribusi, termasuk pengecer
massa dan khusus dan grosir hobi dan pengecer, dealer OEM, dan ke rekening
perusahaan untuk tujuan promosi. Perusahaan menjual melalui lebih dari 20.000
gerai ritel yang terletak di Amerika Utara, Eropa, dan Asia Pasifik.
Pertanyaan
untuk Analisis dan Diskusi
1. Bagaimana Ertl berbeda dari
kebanyakan perusahaan?
2. Apa yang pendukung keputusan bermain di Ertl?
3. Apakah Ertl mendapatkan keuntungan
kompetitif dari salah satu proyek dukungan keputusan?
4. Apa bisnis gudang data dimaksudkan
untuk mendukung?
5. Apa penilaian Anda terhadap upaya
pendukung keputusan pembangunan di Ertl?
6. Adalah Ertl DW / DSS proyek
state-of-the-art?
7. Apakah Ertl IS / IT staf terlalu
berfokus pada menjaga aplikasi warisan mainframe? Mengapa "biaya konversi
minimal untuk aplikasi mainframe" seperti kriteria penting dalam memilih
vendor data warehouse?
8. Apa peran dari sebuah komputer
mainframe data-driven pendukung keputusan?
9. Mengapa jika Bruttaniti meninggalkan Ertl?
10. Apakah pekerjaan profesional TI untuk
mendapatkan unit bisnis untuk menerima perubahan?
Jawab :
1. Ertl merupakan sebuah perusahaan yang
bergerak dibidang , pergudangan data. Ertl memproduksi mainan replika. Salah
satu yang paling terkenal produknya, replika John Deere traktor, Ertl berbeda
dengan perusahaan lain karena ertl mempunyai beberapa keriteria yang paling
penting yaitu :
·
transaksi
luar biasa kecepatan pemrosesan
·
minimal
konversi biaya untuk aplikasi mainframe
·
portabilitas
di semua platform komputasi populer, dan
·
terintegrasi,
alat informasi yang cerdas pengiriman
Ertl menunjukkan bahwa vendor perangkat lunak yang paling bisa menawarkan
dua atau tiga dari manfaat ini dibanding perusahaan lain, VSAM dan DL / 1
integrasi Its adalah kunci pembeda karena memungkinkan untuk menyelesaikan
transisi data warehouse keseluruhan tanpa mempengaruhi pengguna akhir.
2. yang mendukung adalah semua
product yang dihasilkan berkualitas dan memenuhi standar pembuatan perusahaan.
Ertl mengubah perangkat lunak warisan dan memindahkan data dari mainframe yang
ada untuk AS400 tersebut. Ertl IS staf menunjukkan bahwa AS400 itu tidak
memadai untuk kebutuhan Ertl, dan upaya konversi ditinggalkan. Ertl akhirnya
mengakuisisi IBM lebih kuat 4381 komputer mainframe.
3. Yaa. Ertl mendapat keuntungan dari hasil proyek pendukung
keputusan. ertl menghabiskan lebih dari 18.000 jam setiap tahun untuk membuat
laporan, Dan itu adalah tabungan berulang. keuntungan ini mempercepat petumbuhan keahlian, warehouse
baru dan aplikasi baru yang meningkatkan aksesibilitas informasi, memungkinkan
Ertl untuk mengurangi biaya overhead tahunan sebesar $ 750.000 dan meningkatkan
produktivitas akses informasi 15%
4. Untuk memperoleh bisnis Ertl, Software AG telah
"membuktikan bahwa perusahaan Adabas perangkat lunak manajemen data yang
bisa mengungguli sistem manajemen database lain dan menawarkan waktu subsecond
respon. Data yang dipublikasikan pergudangan proyek di Ertl mencapai sejumlah
keberhasilan. Sistem ini mampu mengurangi biaya-biaya administrasi. Ertl tidak
berhasil bergerak dari hanya sebuah lingkungan mainframe terminal / bodoh untuk
lingkungan LAN PC / Novell / Mainframe. Sebuah gudang data dibuat bahwa akses
terhadap informasi meningkat secara signifikan manajerial. Ertl juga mampu
memisahkan operasional dari data pendukung keputusan.
5. upaya pendukung keputusan pembangunan sangat baik dan
sangat membantu bagi perusahaan, karena saling berketergantungan antara
produsen dengan vendor itu sendiri. Sehingga akan terjalin kerjasama yang sangat menguntungkan. namun
masih perlu diterapkan beberapa upaya – upaya lagi untuk menjadikan sebuah
hubungan atau relasi yang sangat maksimal dalam pengerjaannya. sehingga
pendukung keputusan bisa sangat dimanfaatkan untuk kedapannya demi kelancaran
perusahaan.
6. perusahaan berukuran sedang yang begerak dibidang
manufaktur perusahaan yang berlokasi
di Dyersville, Iowa di Amerika Serikat Midwestern
7. Ertl SI/ staff IT mulai memperbarui sistem informasi dengan
membangun data warehouse. Namun tidak berfokus untuk mempertahankan hasil
warisan mainframe melainkan menggantikan sistem warisan dengan aplikasi baru
dan telah meningkatkan baik akses data, serta ketersediaan data..Hanya beberapa
organisasi mampu menghilangkan semua aplikasi warisan mereka dan pindah
sepenuhnya ke klien / server sistem. Perusahaan lain, seperti Ertl, memilih
strategi yang memungkinkan koeksistensi sistem warisan untuk terus beroperasi
sementara aplikasi baru dikembangkan. Pada Ertl, data warehouse proyek
menyediakan sarana untuk menerapkan strategi itu.
8.- sebagai penghasil
keputusan
- memperbaiki jaringan
global data
- menghasilkan informasi
- mengembangkan perangkat lunak aplikasi
9. Ada ketidakstabilan yang cukup besar dalam IS kepemimpinan
selama ini. Perusahaan pergi melalui tiga IS direksi dalam dua tahun.
Mempekerjakan Bill Bruttaniti sebagai Direktur Sistem Informasi pada Oktober
1991 disediakan stabilitas yang sangat dibutuhkan bagi organisasi IS.
Kepemimpinannya selama periode lima tahun yang berakhir pada bulan Juli 1996
membawa pertumbuhan yang cukup besar dan peningkatan di kedua teknologi dan
aplikasi.
10. -
mengembangkan jaringan global dan suite aplikasi perusahaan yang
berjalan pada platform apapun
-
departemen dapat berbagi informasi sehingga
kami dapat memberikan produk berkualitas pelanggan
-
dapat
memilih perangkat keras biaya yang paling efektif dan meminimalkan biaya
overhead aplikasi pemeliharaan.".
-
mulai
memperbarui sistem informasi dengan membangun data warehouse.
-
menggantikan
sistem warisan dengan aplikasi baru
telah meningkatkan baik akses data, serta ketersediaan data
KESIMPULAN :
Perusahaan
yang bergerang dibidang gudang data ini merupakan pembuat replica mainan dan
software yang pada intinya adalah perusahaan besar yang mendapat kepercayaan
dari masyarakat luas atas hasil karyanya yang begitu hebat. menghasilkan
product-product terkemuka dengan kemampuan yang luar biasa. sehingga karyanya
di akui di dunia sebagai 10 besar product terbaik dunia. merupakan vendor
terbaik yang di percaya untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan software
lain.
Langganan:
Postingan (Atom)
