Profil

Rabu, 13 Maret 2013

DEMOKRASI YANG PERNAH BERLAKU DI INDONESIA

DEMOKRASI YANG PERNAH BERLAKU DI INDONESIA

Demokrasi berasal dari kata DEMOS yang artinya RAKYAT dan KRATOS artinya PEMERINTAHAN. Jadi, demokrasi artinya adalah sistem kekuasaan yang ada di tangan rakyat.

Menurut Abraham Lincoln, seorang mantan presiden Amerika Serikat, Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

            Posisi rakyat yang setara di muka umum membuat sistem ini termasuk sistem yang sangat adil, karena tidak berfokus pada pemimpin saja, jadi rakyat juga memiliki andil mengutarakan suaranya untuk kemajuan bangsa.
            Sedangkan budaya demokrasi sendiri berasal dari kata BUDI atau akal dan DAYA atau kemampuan yang berarti kemampuan akal manusia. Jadi budaya demokrasi adalah kemampuan manusia yang berupa sikap dan kegiatan  mengharagai persamaan, kebebasan dan peraturan.

Prinsip-prinsip Dasar Negara Demokrasi
Prinsip-prinsip dasar Negara demokratis sebagai berikut :
a. Pemerintah yang berdasarkan konstitusi (UUD)
b. Adanya PEMILU yang bebas,jujur dan adil
c. Ada jaminan HAM
d. Persamaan kedudukan di depan hokum
e. Perdilan yang bebas dan tidak memihak
f. Kebebasan berserikat atau berorganisasi dan berpendapat
g. Kebebasan pers atau media massa

Berdasarkan prinsip-prinsip tersebut, setiap penyelenggara Negara harus memperhatikan aspirasi rakyat. Para pemimpin atau penguasa tidak boleh manjalankan kekuasaan sekehendak hatinya dan tidak boleh sewenang-wenang menyalahgunakan kekuasaan. Pemerintah yang tidak mau mendengarkan aspirasi rakyat tidak bisa disebut sebagai pemerintah yang demokratis.


Unsur-unsur demokrasi :
Pada dasarnya demokrasi meliputi unsure-unsur berikut :
a.    Adanya partisipasi masyarakata secara aktif dalam kehidupan
bermasyarakat,berbangsa dan bernegara
b. Adanya pengakuan akan supremasi hukum
c. Adanya pengakuan akan kesamaan anatara warga Negara
d. Adanya pengakuan akan supremasi sipil atas militer
e. Adanya kebebasan berekspresi, berbicara, berkumpul,berorganisasi, beragama,
   berkeyakinan dan kebebasan mengurus nasib sendiri.


Indonesia termasuk negara yang mengalami pasang-surut demokrasi, maksudnya demokrasi yang silih berganti. Hampir setiap pergantian kepala negara, selalu saja demokrasinya berganti. Masalah pokok yang dihadapi ialah bagaimana demokrasi mewujudkan dirinya dalam berbagai sisi kehidupan berbangsa dan bernegara.Tercatat sudah 4 kali Indonesia berganti-ganti demokrasi, bahkan sudah beberapa kali pula kabinet silih berganti. Demokrasi yang pernah dilaksanakan di Indonesia adalah:

    1. DEMOKRASI LIBERAL (17 Agustus 1950 – 5 Juli 1959)

Demokrasi Liberal lebih sering disebut sebagai Demokrasi Parlementer. Pada tanggal 17 Agustus 1945 (Setelah Kemerdekaan Indonesia), Ir. Soekarno yang menjadi Ketua PPKI dipercaya menjadi Presiden Republik Indonesia. Pada tanggal 29 Agustus 1945, Ir. Soekarno dilantik oleh Kasman Singodimedjo menjadi presiden Republik Indonesia pertama beserta wakilnya yaitu Muhammad Hatta. Bersamaan dengan itu, dibentuk Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP).

Badan ini bertujuan untuk membantu tugas Presiden. Hasilnya antara lain :

1. Terbentuknya 12 departemen   kenegaraan dalam pemerintahan yang
    baru.        
2. Pembagian wilayah pemerintahan RI            menjadi 8 provinsi yang masing-
    masing terdiri dari beberapa karesidenan.Tanggal 7 Oktober 1945 lahir
    memorandum yang ditandatangani oleh 50 orang dari 150 orang anggota
    KNIP.
Isinya antara lain :
1)    Mendesak Presiden untuk segera membentuk MPR.
2)    Meminta kepada Presiden agar anggota-anggota KNIP turut berwenang melakukan fungsi dan tugas MPR, sebelum badan tersebut terbentuk.

Tanggal 16 Oktober 1945 keluar Maklumat Wakil Presiden No. X tahun 1945, yang isinya :

          
“Bahwa komite nasional pusat, sebelum terbentuk MPR dan DPR diserahi kekuasaan legislatif dan ikut menetapkan GBHN, serta menyetujui bahwa pekerjaan komite-komite pusat sehari-hari berhubung dengan gentingnya keadaan dijalankan oleh sebuah badan pekerja yang dipilih di antara mereka dan bertanggung jawab kepada komite nasional pusat.”


Pada tanggal 3 November 1945, keluar maklumat untuk kebebasan membentuk banyak partai atau multipartai sebagai persiapan pemilu yang akan diselenggarakan bulan Juni 1946.  Pada tanggal 14 November 1945 terbentuk susunan kabinet berdasarkan sistem parlementer (Demokrasi Liberal).

            Ketika Indonesia menjalani sistem Liberal, Indonesia dibagi manjadi 10 Provinsi yang mempunyai otonomi dan berdasarkan Undang – undang Dasar Sementara tahun 1950. Pemerintahan RI dijalankan oleh suatu dewan mentri (kabinet) yang dipimpin oleh seorang perdana menteri dan bertanggung jawab kepada parlemen (DPR).
            Sistem politik pada masa demokrasi liberal telah mendorong untuk lahirnya partai–partai politik, karena dalam system kepartaian menganut system multi partai. Maka, PNI dan Masyumi lah yang menjalankan pemerintahan melalui perimbangan kekuasaan dalam parlemen dalam tahun 1950 – 1959 dan merupakan partai yang terkuat dalam DPR. Dalam waktu lima tahun (1950 -1955) PNI dan Masyumi silih berganti memegang kekuasaan dalam empat kabinet.


KABINET-KABINET DALAM MASA DEMOKRASI LIBERAL

a.    Kabinet Natsir (7 September 1950-21 Maret 1951)
b.    Kabinet Soekiman (27 April 1951-23 Februari 1952)
c.    Kabinet Wilopo (3 April 1952-3 Juni 1953)
d.    Kabinet Ali-Wongso (1 Agustus 1953-24 Juli 1955)
e.    Kabinet Burhanudin Harahap
f.     Kabinet Ali II (24 Maret 1957)
g.    Kabinet Djuanda ( 9 April 1957-10 Juli 1959)


Sejak berlakunya UUDS 1950 pada 17 Agustus 1950 dengan sistem demokrasi liberal selama 9 tahun tidak menunjukkan adanya hasil yang sesuai harapan rakyat.
Bahkan, muncul disintegrasi bangsa.

Disintegrasi tersebut antara lain :

1)    Pemberontakan PRRI, Permesta, atau DI/TII yang ingin melepaskan diri dari NKRI.
2)    Konstituante tidak berhasil menetapkan UUD sehingga negara benar-benar dalam keadaan darurat.
3)    Untuk mengatasi hal tsb dikeluarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959.
4)    Hal ini menandakan bahwa Sistem demokrasi liberal tidak berhasil dilaksanakan di Indonesia, karena tidak sesuai dengan pandangan hidup dan kepribadian bangsa Indonesia.

    2. DEMOKRASI TERPIMPIN  (5 Juli 1959 – 11 Maret 1966)

Pada sistem ini berlaku sejak dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juni 1959 yang berbunyi sebagai berikut.
1) Pembubaran Konstituante,
2) Berlakunya kembali UUD 1945.
3) Pembentukan MPRS dan DPAS dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.

            Dalam Demokrasi Terpimpin ini menggunakan sistem presidensial. Dalam sistem presidensial ini mempunyai dua hal yang perlu diingat yaitu:
1) kedudukan presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, dan
2) para menteri bertanggung jawab kepada presiden.


            Era tahun 1959 sampai dengan 1966 merupakan era Soekarno, yaitu ketika keijakan-kebijakan Presiden Soekarno sangat mempengaruhi kondisi politik Indonesia. Kebijakan pemerintah setelah Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yaitu:

A.           Pembentukan MPRS

Presiden Soekarno membentuk Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara berdasarkan Penpres no.2 tahun 1959. Seluruh anggota MPRS tidak diangkat melalui pemilihan umum, tetapi diangkat dan diberhentikan oleh Presiden dengan 3 syarat, yaitu :
1.   Setuju kembali kepada UUD 1945
2.   Setia kepada perjuangan RI
3.   Setuju kepada manifesto politik

B.           Pembentukan DPAS
C.           Pembentukan Kabinet Kerja
D.           Pembentukan Front Nasional
E.           Penataan Organisasi Pertahanan dan Keamanan
F.            Penyederhanaan Partai-partai Politik
G.           Penyederhanaan Ekonomi

Pengertian demokrasi terpimpin menurut Tap MPRS No. VII/MPRS/1965 adalah kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.

Mufakat
Berporoskan Nasakom, dengan ciri-ciri :
            1. Dominasi Presiden
            2. Terbatasnya peran partai politik
            3. Berkembangnya pengaruh PKI

            Sama seperti yang tercantum pada sila ke empat Pancasila, demokrasi terpimpin adalah dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, akan tetapi presiden menafsirkan “terpimpin”, yaitu pimpinan terletak di tangan “Pemimpin Besar Revolusi”.

            Situasi politik pada masa demokrasi terpimpin diwarnai tiga kekuatan politik utama yaitu Soekarno, PKI, dan AD.

Ketiga kekuatan tersebut saling merangkul satu sama lain.Terutama PKI membutuhkan Soekarno untuk menghadapi angkatan darat yang menyainginya  dan meminta perlindungan. Begitu juga angkatan darat,membutuhkan Soekarno untuk legitimasi keterlibatannya di dunia politik.

            Rakyat maupun wakil rakyat tidak memiliki peranan penting dalam Demokrasi Terpimpin.

Akhirnya, pemerintahan Orde Lama beserta Demokrasi terpimpinnya jatuh setelah terjadinya Peristiwa G 30 S/PKI pada tahun 1965 dengan diikuti krisis ekonomi yang cukup parah hingga dikeluarkannya Supersemar (Surat perintah sebelas Maret).

    3. DEMOKRASI PANCASILA ORDE BARU (Maret 1966 – 21 Mei 1998)
Demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang dijiwai oleh sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan  dalam permusyawaratan/perwakilan yang berKetuhanan Yang Maha Esa, yang berkemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia dan yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
          
Beberapa perumusan tentang demokrasi pancasila sebagai berikut :
a.    Demokrasi dalam bidang politik pada hakekatnya adalah menegakkan kembali azas negara hukum dan kepastian hukum.
b.    Demokrasi dalam bidang ekonomi pada hakekatnya adalah kehidupan yang layak bagi semua warga negara.
c.    Demokrasi dalam bidang hukum pada hakekatnya membawa pengakuan dan perlindungan HAM, peradilan yang bebas tidak memihak.


Secara umum dapat dijelaskan bahwa watak demokrasi pancasila sama dengan demokrasi pada umumnya. Namun “Demokrasi Pancasila” dalam rezim orde baru hanya sebagai retorika dan belum sampai pada tatanan prasis atau penerapan. Karena dalam prate kenegaraan dan pemerintahan rezim ini tidak memberikan ruang bagi kehidupan demokrasi, yang di tandai oleh :

1. Dominanya peranan ABRI
2. Biro kratisasi dan sentralisasi pemgembalian keputusan politik.
3. Pesebirian peran dan fungsi partai politik.
4. Campur tangan pemerintah dalam berbagai urusan politk.
5. Masa mengembang.
6. Monolitisasi ideologi negara.
7. Info porasilembaga non pemerintah,


Dengan demikian nlai demokrasi juga belum ditegaskan dalam demokrasi
Pancasila Soeharto.
            Akibat adanya tuntutan massa untuk diadakan reformasi di dalam segala bidang, rezim Orde Baru tidak mampu mempertahankan kekuasaannya. Dan terpaksa Soeharto mundur dari kekuasaannya dan kekuasaannya dilimpahkan kepada  B. J. Habibie pada 21 Mei 1998.

    4. DEMOKRASI REFORMASI (21 Mei 1998 - Sekarang)
Demokrasi yang dikembangkan pada masa reformasi pada dasarnya adalah demokrasi dengan mendasarkan pada Pancasila dan UUD 1945 dengan penyempurnaan. Meningkatkan peran lembaga-lembaga tinggi dan tertinggi Negara dengan menegaskan fungsi, wewenang dan tanggung jawab yang mengacu pada prinsip pemisahan kekuasaan dan tata hubungan yang jelas antara lembaga-lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif.

Masa reformasi berusaha membangun kembali kehidupan yang demokratis antara lain:
1.         Keluarnya Ketetapan MPR RI No. X/MPR/1998
2.         Ketetapan No. VII/MPR/1998
3.         Tap MPR RI No. XI/MPR/1998
4.         Tap MPR RI No. XIII/MPR/199
5.         Amandemen UUD 1945

            Pada masa ini, Kepemimpinan rezim B. J. Habibie dikenal dengan nama Super Power, karena dikuaai oleh orang-orang mua yang memiliki juwa reformasi dan demokrasi yang tinggi. Namun, B.J. Habibie tidak mendapat dukungan sosial politik dari sebagian besar masyarakat. Akibatnya B. J. Habibie tidak mampu mempertahankan kekuasaannya dan lengser pada tahun 1999.
          
Kemudian, melalui pemilu presiden yang ke-4 K.H. Abdurrahman Wahid terpilih secara demokratis di parlemen sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 1999. Akan tetapi, karena K.H. Abdurrahman Wahid membuat beberapa kebijakan yang kurang sejalan  dengan proses demokratisasi itu sendiri, maka pemerintahan sipil K.H. Abdurrahman Wahid terpaksa tersingkir dan digantikan oleh Megawati Soekarnoputri pada 23 Juli 2001.

Megawati Soekarnoputri kembali membangkitkan semangat sang ayah, Soekarno sebagai pelopor bangsa dengan semangat Partai Demokrasi Indonesia – Perjuangan. Proses pemerintahan demokrasi pada masa Megawati Soekarnoputri masih cukup sulit untuk dievaluasi dan diketahui secara optimal. Akibatnya,ketidakpuasaan akan pelaksanaan pemerintahan dirasakan kembali oleh rakyat dan hampir terjadi krisis kepemimpinan. Rakyat merasa bahwa siapa yang berkuasa di pemerintahan hanya ingin mencari keuntungan semata, bukan untuk kepentingan rakyat. Megawati pun akhirnya lengser pada tahun 2004 digantikan oleh Susilo Bambang Yudhoyono yang sedang menjalani 2 periode pemerintahan (2004-2009 dan 2009-2014).


PELANGGARAN DI INDONESIA PASAL 28A SAMPAI 28J

CONTOH BENTUK PELANGGARAN DI INDONESIA PASAL 28A SAMPAI 28J

1. Hukuman Mati

Kontroversi hukuman mati sudah sejak lama ada di hampir seluruh masyarakat dan negara di dunia. Indonesia pun tak luput dari kontroversi ini. Sampai hari ini pihak yang pro hukuman mati dan yang kontra hukuman mati masih bersilang sengketa. Masing-masing datang dengan rasional dan tumpukan bukti yang berseberangan, dan dalam banyak hal seperti mewakili kebenaran itu sendiri.

Seyogianya kontroversi itu berakhir ketika UUD 1945 mengalami serangkaian perubahan. Dalam konteks hukuman mati kita sesungguhnya bicara tentang hak-hak asasi manusia yang dalam UUD 1945 setelah perubahan masuk dalam Bab XA. Pasal 28A dengan eksplisit mengatakan: “Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya”.
Jadi, ‘hak untuk hidup’ atau ‘the right to life’ adalah hak yang paling mendasar dalam UUD 1945.
Hak untuk hidup ini adalah puncak hak asasi manusia yang merupakan induk dari semua hak asasi lain.


2. POLIGAMI

Setiap warga negara berhak mempunyai keturunan melalui perkawinan yang sah.Di indonesia Poligami masih menjadi Pro dan kontra di negeri kita.beberapa kalangan merasa hal tersebut adalah hak asasi setiap manusia.
Menteri Agama M. Maftuh Basyuni mengatakan bahwa poligami bukanlah maksud hak asasi manusia yang tercantum pada pasal 28 B ayat (1) UUD 1945. Pasal ini menyebutkan setiap orang berhak membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah. Menurut Maftuh, hak asasi setiap orang yang diatur dalam pasal itu adalah kebutuhan untuk membentuk keluarga. Pandangan yang menganggap pasal 28 B menjamin poligami sebagai hak asasi manusia dinilai Maftuh sebagai pandangan yang keliru.

Berpoligami dalam pandangan agama islam memang boleh-boleh saja.Namun tidak lazim jika menyebut Poligami sebagai ibadah.Poligami memang pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW.Tapi itu sekedar untuk menolong janda-janda yang ditinggal mati oleh suaminya dalam peperangan bukan nafsu untuk memenuhi hasrat biologis semata.


3. PILKADA

Seyogyanya,ajang pemilihan kepala daerah (pilkada) merupakan darah segar yang menghidupkan organisme demokrasi lokal dengan berfungsinya organ-organ politik di daerah. Meski demikian, sepanjang sejarah penyelenggaraan pilkada di Indonesia, ternyata sarat pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Salah satu penyebabnya adalah keran kebebasan yang terbuka demikian cepat menyebabkan membanjirnya partisipasi dalam pencalonan kandidat kepala daerah, sementara ruang kompetisi sangat ketat dan terbatas.

Lagi pula, bayang-bayang potensi kekuasaan dan kekayaan yang amat menjanjikan dari jabatan kepala daerah menarik minat banyak kandidat,sementara kebanyakan dari mereka tidak memiliki integritas moral dan kapabilitas keahlian memadai. Karena itu,tidak jarang cara-cara licik dan premanisme politik,entah sengaja atau terpaksa,digunakan dalam meraup preferensi politik publik.

Di sinilah pelanggaran HAM kerap terjadi. Sejatinya,apresiasi terhadap HAM merupakan elemen penting yang harus ada di dalam sistem politik demokrasi. Menurut ilmuwan politik G Bingham Powel (1982),salah satu kriteria prasyarat terciptanya demokrasi dalam dimensi empirik adalah ’’citizens and leaders enjoy basic freedom of speech,press, assembly and organization”.

Karena itu, dalam rangka membangun demokratisasi dalam konteks lokal maka upaya meminimalisasi –jika tidak mungkin menghilangkan– pelanggaran HAM dalam penyelenggaraan pilkada merupakan hal yang signifikan untuk diwacanakan.

4. EMAIL BERUJUNG BUI

Kasus yang menimpah Prita Mulyasari cukup menarik.Sebetulnya
bukan termasuk besar, tetapi rupanya ada konspirasi yang membesar-besarkan. Kasus ini
bermula dari kejadian ” Curhat ” dan bersifat pribadi dari korban ( pasien ) di RS Omni
Internasional atas dampak pengobatan yang mengakibatkan korban mengalami luka tambahan dari luka lama. Curhat tersebut dia ungkapkan kepada sahabatnya via
email. Artinya si Prita dapat disebut sebagai pihak ” Konsumen ” dari penyedia jasa layanan
usaha RS Omni tersebut. Sebagai konsumen Prita punya hak menyampaikan unek-unek
ketidakpuasannya terhadap pelayanan penyedia jasa dan itupun dilindungi Undang – Undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
Penegakan hukum terhadap Prita jelas-jelas melanggar HAM, Polres dan Kajari Tangerang dapat dituntut balik beserta Rumah sakitnya, demi nama baik dan kerugian yang diderita ibu 2 orang anak Balita ini.


5. BUAH KAKAO

Kasus nenek Minah asal Banyumas yang divonis 1,5 bulan kurungan dengan masa percobaan 3 bulan akibat mencuri tiga buah kakao membuat Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar prihatin. Para penegak hukum harusnya mempunyai prinsip kemanusiaan, buka cuma menjalankan hukum secara positifistik.

Ironi hukum di Indonesia ini berawal saat Minah sedang memanen kedelai di lahan garapannya di Dusun Sidoarjo, Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah, pada 2 Agustus lalu. Lahan garapan Minah ini juga dikelola oleh PT RSA untuk menanam kakao.

Ketika sedang asik memanen kedelai, mata tua Minah tertuju pada 3 buah kakao yang sudah ranum. Dari sekadar memandang, Minah kemudian memetiknya untuk disemai sebagai bibit di tanah garapannya. Setelah dipetik, 3 buah kakao itu tidak disembunyikan melainkan digeletakkan begitu saja di bawah pohon kakao.

Dan tak lama berselang, lewat seorang mandor perkebunan kakao PT RSA. Mandor itu pun bertanya, siapa yang memetik buah kakao itu. Dengan polos, Minah mengaku hal itu perbuatannya. Minah pun diceramahi bahwa tindakan itu tidak boleh dilakukan karena sama saja mencuri.

Seminggu kemudian dia mendapat panggilan pemeriksaan dari polisi. Proses hukum terus berlanjut sampai akhirnya dia harus duduk sebagai seorang terdakwa kasus pencuri di Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto.

5. TRAGEDI TRISAKTI

Tragedi Trisakti adalah peristiwa penembakan, pada 12 Mei 1998, terhadap mahasiswa pada saat demonstrasi menuntut Soeharto turun dari jabatannya. Kejadian ini menewaskan empat mahasiswa Universitas Trisakti di Jakarta, Indonesia serta puluhan lainnya luka.
Mereka yang tewas adalah Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, dan Hendriawan Sie. Mereka tewas tertembak di dalam kampus, terkena peluru tajam di tempat-tempat vital seperti kepala, leher, dan dada.


6. PENGGUSURAN RUMAH

Penggusuran terhadap rumah warga selalu terjadi setiap tahun. Tata ruang kota selalu menjadi alasan bagi pemerintah untuk melakukan kebijakan yang merugikan bagi sebagian warga kota itu.Kebijakan pemerintah melakukan penggusuran ini dinilai sebagai bentuk pelanggaran HAM. Hal itu terungkap dalam diskusi yang digelar oleh Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA), Jl Pancawarga IV, Kalimalang, Jakarta, Rabu (4/10/2006).

7. PEMBEBASAN ADELIN LIS

Pembebasan Adelin Lis yang merupakan tersangka kasus pembalakan liar yang banyak terjadi di Indonesia lembaga permasyarakartan tempat dia ditahan pada beberapa waktu yang lalu merupakan salah satu kasus pelanggaran HAM di negeri kita. Menteri Hukum dan HAM menegaskan, “ Bahwa bebasnya Adelin Lis dari lembaga permasyarakatan tersebut beberapa waktu yang lalu tlah di atur oleh petugas lembaga permasyarakatan yang bekerja di tempat Adelin Lis di tahan.
Berikut adalah penuturan dari petugas penjaga lembaga permasyarakatan yang membantu bebasnya Adelin Lis, “ saya membantu Adelin Lis karna dia akan memberikan uang bila saya dapat mengatur surat pembebasan dirinya”. dari penuturan tersebut kenyataannya adalah aparat keamanan di Indonesia masih kalah dengan sistem kolusi yang sering digunakan oleh para peabat yang faktanya bersalah. Disamping itu, penjaga lembaga pemasyarakatan yang terkait dengan pembebasan Adelin Lis sekarang ini tlah dinyatakan sebagai tersangka. Yang menjadi perdebatan para aktivis HAM adalah, “Mengapa aparat keamanan yang berada dilembaga pemasyarakatan tempat Adelin Lis ditahan mudah sekali terbujuk oleh sebuah kenikmatan dunia sesaat yang dijanjikan oleh Adelin Lis?
Tidak lama setelah Adelin Lis bebas, akhirnya aparat kepolisian berhasil kembali menangkap Adelin Lis.

Jumat, 11 Januari 2013

Tugas Softskill 2



MANAJEMEN SISTEM INFORMASI

 IRM adalah konsep manajemen sumber informasi yang mengenal informasi sebagai sumber organisasional utama yang harus dikelola dengan tingkat kepentingan yang sama seperti sumber organisasional dominan lain seperti orang, keuangan, peralatan & manajemen.
       Informasi adalah salah satu sumber utama dari perusahaan, dan ia dapat dikelola seperti halnya sumber-sumber lain. Informasi adalah sumber konseptual yang mana menggambarkan sumber-sumber fisik yang harus dikelola oleh manajer. Jika skala operasinya terlalu besar untuk diobservasi, maka manajer dapat memonitor sumber-sumber fisik dengan mengunakan informasi yang menggambarkan atau mewakili sumber-sumber tersebut.
      Kritik terhadap pandangan IRM ini muncul. Alasannya adalah bahwa denga pandangan seperti itu, maka pengukuran nilai informasi menjadi sulit. Dan adanya kenyataanbahwa informasi bersifat konseptual bukan fisik.

 Informasi dapat diibaratkan sebagai darah yang mengalir di dalam tubuh manusia, seperti halnya informasi di dalam sebuah perusahaan yang sangat penting untuk mendukung kelangsungan perkembangannya, sehingga terdapat alasan bahwa informasi sangat dibutuhkan bagi sebuah perusahaan. Akibat bila kurang mendapatkan informasi, dalam waktu tertentu perusahaan akan mengalami ketidakmampuan mengontrol sumber daya, sehingga dalam mengambil keputusan-keputusan strategis sangat terganggu, yang pada akhirnya akan mengalami kekalahan dalam bersaing dengan lingkungan pesaingnya. Disamping itu, sistem informasi yang dimiliki seringkali tidak dapat bekerja dengan baik.
Masalah utamanya adalah bahwa sistem informasi tersebut terlalu banyak informasi yang tidak bermanfaat atau berarti (sistem terlalu banyak data). Memahami konsep dasar informasi adalah sangat penting (vital) dalam mendesain sebuah sistem informasi yang efektif (effective business system). Menyiapkan langkah atau metode dalam menyediakan informasi yang berkualitas adalah tujuan dalam mendesain sistem baru.
Sebuah perusahaan mengadakan transaksi-transaksi yang harus diolah agar bisa menjalankan kegiatannya sehari-hari. Daftar gaji harus disiapkan, penjualan dan pembayaran atas perkiraan harus dibutuhkan: semua ini dan hal-hal lainnya adalah kegiatan pengolahan data dan harus dianggap bersifat pekerjaan juru tulis yang mengikuti suatu prosedur standar tertentu.
Komputer bermanfaat utnuk tugas-tugas pengolahan data semacam ini, tetapi sebuah sistem informasi menajemen melkasanakan pula tugas-tugas lain dan lebih dari sekedar sistem pengolahan data. Adalah sistem pengolahan informasi yang menerapkan kemampuan komputer untuk menyajikan informasi bagi manajemen dan bagi pengambilan keputusan.
Sistem informasi manajeman digambarkan sebagai sebuah bangunan piramida dimana lapisan dasarnya terdiri dari informasi, penjelasan transaksi, penjelasan status, dan sebagainya. Lapisan berikutnya terdiri dari sumber-sumber informasi dalam mendukung operasi manajemen sehari-hari. Lapisan keriga terdiri dair sumber daya sistem informasi untuk membantu perencanaan taktis dan pengambilan keputusan untuk pengendalian manajemen. Lapisan puncak terdiri dari sumber daya informasi utnuk mendukung perencanaan dan perumusan kebijakan oleh tingkat manajemen.
Definisi  sistem informasi manajemen, istilah yang umum dikenal orang adalah sebuah sistem manusia/mesin yang terpadu (intregeted) untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi. Sistem ini menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) komputer, prosedur pedoman, model manajemen dan keputusan, dan sebuah “data base:.


Konsep Dasar Informasi
Terdapat beberapa definisi, antara lain :
1. Data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.
2. Sesuatu yang nyata atau setengah nyata yang dapat mengurangi derajat ketidakpastian tentang suatu keadaan atau kejadian. Sebagai contoh, informasi yang menyatakan bahwa nilai rupiah akan naik, akan mengurangi ketidakpastian mengenai jadi tidaknya sebuah investasi akan dilakukan.
3. Data organized to help choose some current or future action or nonaction to fullfill company goals (the choice is called business decision making)
Fungsi / Manfaat Sistem Informasi Manajemen :
Supaya informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi dapat berguna bagi manajamen, maka analis sistem harus mengetahui kebutuhan-kebutuhan informasi yang dibutuhkannya, yaitu dengan mengetahui kegiatan-kegiatan untuk masing-masing tingkat (level) manajemen dan tipe keputusan yang diambilnya. Berdasarkan pada pengertian-pengertian di atas, maka terlihat bahwa tujuan dibentuknya Sistem Informasi Manajemen atau SIM adalah supaya organisasi memiliki informasi yang bermanfaat dalam pembuatan keputusan manajemen, baik yang meyangkut keputusan-keputusan rutin maupun keputusan-keputusan yang strategis.
Sehingga SIM adalah suatu sistem yang menyediakan kepada pengelola organisasi data maupun informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas-tugas organisasi.
Beberapa manfaat atau fungsi sistem informasi antara lain adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan aksesibilitas data yang tersaji secara tepat waktu dan akurat bagi para pemakai, tanpa mengharuskan adanya prantara sistem informasi.
2. Menjamin tersedianya kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan sistem informasi secara kritis.
3. Mengembangkan proses perencanaan yang efektif.
4. Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan akan keterampilan pendukung sistem informasi.
5. Menetapkan investasi yang akan diarahkan pada sistem informasi.
6. Mengantisipasi dan memahami konsekuensi-konsekuensi ekonomis dari sistem informasi dan teknologi baru.
7. Memperbaiki produktivitas dalam aplikasi pengembangan dan pemeliharaan sistem.
8. Organisasi menggunakan sistem informasi untuk mengolah transaksi-transaksi, mengurangi biaya dan menghasilkan pendapatan sebagai salah satu produk atau pelayanan mereka.
9. Bank menggunakan sistem informasi untuk mengolah cek-cek nasabah dan membuat berbagai laporan rekening koran dan transaksi yang terjadi.


Tugas Softskill 1

SIKLUS HIDUP SISTEM

Salah satu aset perusahaan yang paling berharga saat ini adalah sistem informasi yang responsif dan berorientasi pada pengguna. Sistem yang baik dapat meningkatkan produktifitas, menurunkan jumlah persediaan yang harus dikelola, mengurangi kegiatan yang tidak memberikan nilai tambah, meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dan mempermudah pengambilan keputusan bagi manajemen serta mengkoordinasikan kegiatan dalam perusahaan. Oleh karena itu, audit atas pengembangan dan pemeliharaan sistem informasi semakin dibutuhkan sehingga sistem yang dimiliki efektif dalam menyelesaikan pekerjaan dan meningkatkan efisiensi kerja. Disamping itu saat ini kesadaraan atas pentingnya pengendalian sistem informasi di kalangan manajemen perusahaan semakin tinggi.

     1. Fase Perencanaan Sistem :
Dalam fase perencanaan system dibentuk suatu struktur kerja strategis yang luas dan pandangan system informasi baru yang jelas yang akan memenuhi kebutuhan-kebutuhan pemakai informasi Proyek system dievaluasi dan dipisahkan berdasarkan prioritasnya. Proyek dengan prioritas tertinggi akan dipilih untuk pengembangan. Sumber daya baru direncanakan untuk, dan dana disediakan untuk mendukung pengembangan system. Sistem informasi
Selama fase perencanaan system, dipertimbangkan : Faktor-faktor kelayakan ( feasibility factors ) yang berkaitan dengan kemungkinan berhasilnya system informasi yang dikembangkan dan digunakan seperti factor kelayakan teknis, ekonomis, legal, operasional dan factor kelayakan rencana. Faktor-faktor Strategis ( strategic factor ) yang berkaitan dengan pendukung system informasi dari sasaran bisnis dipertimbangkan untuk setiap proyek yang diusulkan. Nilai-nilali yang dihasilkan dievaluasi untuk menentukan proyek system mana yang akan menerima prioritas yang tertinggi. Dalam hal ini adalah factor produktifitas, factor diferensiasi dan factor manajemen. komponen Sistem informasi

      2. Fase Analisis dan Design :
Sistem Dalam fase ini dilakukan proses penilaian, identifikasi dan evaluasi komponen dan hbungan timbale balik yang terkait dalam pengembangan system, definisi masalah, tujuan, kebutuhan, prioritas dan kendala-kenala system, ditambah identifikasi biaya, keuntungan dan estimasi jadwal untuk solusi yang berpotensi. Fase analisis sistem adalah fase profesional sistem melakukan kegiatan analisis sistem. Laporan yang dihasilkan menyediakan suatu landasan untuk membentuk suatu tim proyek sistem dan memulai fase analisis sistem. komponen Sistem informasi
     Tim proyek sistem memperoleh pengertian yang lebih jelas tentang alas an untuk mengembangkan suatu sistem baru. Ruang lingkup analisis sistem ditentukan pada fase ini. Profesional system mewawancarai calon pemakai dan bekerja dengan pemakai yang bersangkutan untuk mencari penyelesaian masalah dan menentukan kebutuhan pemakai. Beberapa aspek sistem yang sedang dikembangkan mungkin tidak diketahui secara penuh pada fase ini, jadi asumsi kritis dibuat untuk memungkinkan berlanjutnya siklus hidup pengembangan sistem. Pada akhir fase analisis sistem, laporan analisis sistem disiapkan. Laporan ini berisi penemuan-penemuan dan rekomendasi. Bila laporan ini disetujui, tim proyek sistem siap untuk memulai fase perancangan sistem secara umum. Bila laporan tidak disetujui, tim proyek sistem harus menjalankan analisis tambahan sampai semua peserta setuju.  

       3. Fase Implementasi Sistem dan Pemeliharaan Sistem
Pada fase ini sistem siap untuk dibuat dan diinstallasi. Sejumlah tugas harus dikoordinasi dan dilaksanakan untuk impmentasi system baru Laporan implementasi yang dibuat pada fase ini ada dua bagian komponen Sistem informasi.
Rencana implementasi. Dalam bentuk Program and Evaluation Review Technique (PERT) Chart atau Grantt Chart 2. Penjadwalan proyek dan teknik manajemen. Bagian kedua adalah laporan yang enerangkan tugas penting untuk melaksanakan implementasi system, seperti : Pengembangan perangkat lunak Persiapan lokasi peletakkan system Installasi peralatan yang digunakkan Pengujian system Pelatihan untuk para pemakai system Persiapan dokumentasi komponen Sistem informasi

4. Fase Operasi & Kontrol
Mengontrol CBIS selagi berevolusi selama fase SLC
Memastikan bahwa CBIS yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan

KONTROL PENGOPERASIAN SISTEM
Kontrol pengoperasian sistem dimaksudkan untuk mencapai efisiensi dan
keamanan. Kontrol yang memberikan kontribusi terhadap tujuan ini dapat diklasifikasikan
menjadi 5 area :

4.1 Struktur organisasional
Staf pelayanan informasi diorganisir menurut bidang spesialisasi. Analisis,
Programmer, dan Personel operasi biasanya dipisahkan dan hanya
mengembangkan ketrampilan yang diperlukan untuk area pekerjaannya sendiri.

4.2 Kontrol perpustakaan
Perpustakaan komputer adalah sama dengan perpustakaan buku, dimana
didalamnya ada pustakawan, pengumpulan media, area tempat penyimpanan
media dan prosedur untuk menggunakan media tersebut. Yang boleh mengakses
perpustakaan media hanyalah pustakawannya.

4.3 Pemeliharaan Peralatan
Orang yang tugasnya memperbaiki computer yang disebut Customer Engineer
(CE) / Field Engineer (FE) / Teknisi Lapangan menjalankan pemeliharaan yang
terjadwal / yang tak terjadwal.

4.4 Kontrol lingkungan dan keamanan fasilitas
Untuk menjaga investasi dibutuhkan kondisi lingkungan yang khusus seperti ruang computer harus bersih keamanan fasilitas yang harus dilakukan dengan penguncian ruang peralatan dan komputer.

4.5 Perencanaan disaster
 
4.5.1 Rencana Keadaan darurat
Prioritas utamanya adalah keselamatan tenaga kerja perusahaan
 
4.5.2 Rencana Backup
Menjelaskan bagaimana perusahaan dapat melanjutkan operasinya dari ketika terjadi bencana sampai ia kembali beroperasi secara normal.
 
4.5.3 Rencana Record Penting
Rencana ini mengidentifikasi file data penting & menentukan tempat penyimpanan
 
4.5.4 Rencana Recovery
Rencana ini mengidentifikasi sumber-sumber peralatan pengganti, fasilitas
komunikasi da pasokan-pasokan.






Rabu, 14 November 2012

Tugas Kelompok



                                                SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
              Di Ajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Mata kuliah Sistem Informasi 
                                                    Manajemen

                                               





                                    Di Susun oleh :        Desi Wulandriani (31111886)
                                                                   Rangga Wibowo (35111874)
                                                                   Ratih Pratiwi  (35111896)
                                                                   Sharel Dolby Sebayang (36111725)
                                                                   Sherila Putri Melinda (36111735)

                                    Kelas              :           2 DB 15



DIPLOMA TIGA FAKULTAS ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS GUNADARMA
2012-2013


KEPUTUSAN ERTL  DUKUNGAN JOURNEY
DSSRESOURCES.COM (CASSES.39)

Ertl Company, Inc adalah perusahaan berukuran sedang yang begerak dibidang manufaktur perusahaan yang berlokasi di Dyersville, Iowa di Amerika Serikat Midwestern. Pada musim gugur 1991, perusahaan ini memulai sebuah proyek data warehouse untuk meningkatkan akses informasi eksekutif dan untuk menghilangkan persiapan manual laporan. Kasus ini menggambarkan proyek pendukung keputusan di Ertl dari tahun 1992 sampai 1998. Kasus ini menggambarkan tantangan menerapkan teknologi pendukung keputusan dalam lingkungan komputasi warisan sistem tradisional. Juga, itu menampilkan perjalanan pendukung keputusan yang terjadi di banyak perusahaan dan peran kepemimpinan Sistem Informasi departemen berhasil menyelesaikan dan memelihara proyek-proyek pendukung keputusan. Kronik kegiatan menyoroti isu-isu implementasi yang terkait dengan data warehousing dan mendukung keputusan.
Selama musim gugur 1991, manajer puncak di Perusahaan Ertl yang mendorong manajemen informasi yang lebih baik. Juga, tekanan biaya yang mempengaruhi semua aspek perusahaan, dan gudang data terpusat dan client / server sistem komputasi dipandang sebagai salah satu cara untuk memenuhi tekanan tersebut bertentangan. Dalam keadaan ini, Perusahaan Ertl, Inc Dyersville, Iowa, Amerika Serikat, memulai sebuah proyek pergudangan data. Ertl diproduksi mainan replika. Salah satu yang paling terkenal produknya, replika John Deere traktor, adalah favorit klasik anak Midwestern USA dan orang tua mereka.
Pada pertengahan 90-an, keberhasilan proyek pergudangan Ertl data yang dipublikasikan secara luas. The Data Warehousing Institute situs Web memiliki testimonial, contoh kasus diterbitkan oleh vendor perangkat lunak utama, Software AG, dan artikel tentang proyek muncul di majalah komputasi bisnis populer, Minggu PC. Juga, Buka Software AG Data Program Gudang memenangkan DB / EXPO 's Penghargaan RealWare untuk proyek data warehouse Perusahaan Ertl.
Kasus ini merupakan rekening retrospektif dan analisis proyek pendukung keputusan di berbagai Ertl 1991-1998. Kasus ini mengacu pada materi yang diterbitkan, korespondensi email dan wawancara lapangan. Bukti menunjukkan itu Ertl IS / staf TI menghadapi banyak tantangan, termasuk berurusan dengan publisitas pada proyek dan mempertahankan momentum dalam penggunaan teknologi informasi yang canggih untuk mendukung keputusan. Para pendukung keputusan yang sedang berlangsung "perjalanan" itu sangat sulit Ertl karena perubahan teknologi data warehouse, terkendala keuangan dan IS / IT personil sumber daya, harapan manajemen senior, dan perubahan dalam IS / IT kepemimpinan.

Penjelasan singkat Sejarah dan Latar Belakang
Pada akhir musim panas 1945, Fred Ertl Sr 's serikat melanda Dubuque, Iowa pengecoran di mana ia bekerja sebagai cetakan harian. Jadi, Fred memulai bisnis di lantai dasar rumahnya. Fred meleleh perang-surplus aluminium dan menuangkan logam cair ke dalam cetakan pasir. Anak-anaknya membantu baut bagian miniatur menjadi model skala.
Pada tahun 1959, Ertl membangun pabrik di barat Dubuque di Dyersville, Iowa. Dyersville menjadi "The Toy Pertanian Capital of the World" dan "Farm Toy Hall of Fame" didirikan. Pada tahun 1967, keluarga Ertl dijual perusahaan karena masalah dengan perencanaan perumahan mereka (lihat Jeffrey, 1997).
Keluarga Ertl dijual perusahaan untuk Victor mesin penghitung. Pada tahun 1977, Victor mesin penghitung menjual bisnis untuk Kidde & Co Pada tahun 1987, Hanson PLC, sebuah perusahaan LBO dikelola oleh Lord James Hanson dan Lord James White dibeli Kidde. Hanson PLC timbul utang korporasi yang signifikan. Jadi, pada tahun 1995, itu demerged 'utang-sarat nya kepemilikan AS menjadi perusahaan terpisah yang disebut AS Industries.
Hanson PLC telah membuka sebuah pabrik mainan di Tijuana, Meksiko pada tahun 1983 yang digunakan hanya setengah tahun. Pada musim gugur 1995, dengan perjanjian NAFTA perdagangan yang baru saja disahkan menjamin mereka bisa membawa produk ke AS bebas tarif, AS Industries mengumumkan itu bergerak 300 pekerjaan, lebih dari seperempat dari gaji Ertl, dari Dyersville, IA ke Tijuana, Meksiko. Jadi, 1995 merupakan tahun yang sulit bagi Ertl dan masyarakat Dyersville: perusahaan kehilangan $ 6 juta dan masyarakat kehilangan 300 pekerjaan. Pada tahun 1996 Namun, Ertl menyumbang peningkatan terbesar terhadap pendapatan US Industries, menghasilkan keuntungan $ 3 juta.
Pada bulan April 1997, Perusahaan Ertl memperkuat kehadirannya di pasar Eropa dengan mengakuisisi Petite, Ltd dan merek yang terkait. Perusahaan ini 150 tahun Inggris, yang berbasis di Nottingham, Inggris, adalah produsen terkemuka koleksi prajurit militer, mainan logam cor pertanian plastik dan mati, angka, hewan, bangunan dan mainan prasekolah plastik.
Pada Februari 1998, Ertl membawa online situs Web-nya, www.Ertltoys.com. Juga, George B. Volanakis mengundurkan diri sebagai CEO Ertl. Pada tanggal 14 April 1999, Racing Champions Corp mengakuisisi Ertl untuk $ 105 juta tunai. Racing Champions akuisisi menandai akhir perjalanan pendukung keputusan Ertl dan awal baru RC Ertl (rcertl.com) Keputusan perjalanan dukungan.

Awal Journey
Pada tahun 1987, Hanson PLC telah membeli perusahaan induk Ertl. Perubahan kepemilikan menandai awal dari sebuah periode kekacauan bagi organisasi Sistem Informasi Ertl. Konsultan meyakinkan manajemen senior bahwa AS400 IBM harus dibeli untuk menggantikan sistem mainframe yang ada. Satu tahun dan 10 bulan dihabiskan mencoba untuk mengubah perangkat lunak warisan dan memindahkan data dari mainframe yang ada untuk AS400 tersebut. Pada saat itu, Ertl IS staf menunjukkan bahwa AS400 itu tidak memadai untuk kebutuhan Ertl, dan upaya konversi ditinggalkan. Ertl akhirnya mengakuisisi IBM lebih kuat 4381 komputer mainframe.
Ada ketidakstabilan yang cukup besar dalam IS kepemimpinan selama ini. Perusahaan pergi melalui tiga IS direksi dalam dua tahun. Mempekerjakan Bill Bruttaniti sebagai Direktur Sistem Informasi pada Oktober 1991 disediakan stabilitas yang sangat dibutuhkan bagi organisasi IS. Kepemimpinannya selama periode lima tahun yang berakhir pada bulan Juli 1996 membawa pertumbuhan yang cukup besar dan peningkatan di kedua teknologi dan aplikasi. Misalnya, hanya beberapa PC dapat ditemukan pada waktu itu Bruttaniti bergabung Ertl. Pada saat ia meninggalkan, ada lebih dari 650 PC di seluruh perusahaan. Pada tahun 1997, PC desktop standar adalah Deskpro Compaq 4000 dengan Pentium 200 MHz processor, 32 MB RAM, 2,1 GB hard disk, dan Windows 3.1 sistem operasi.
Staci Theisen dipromosikan secara internal untuk berhasil Bruttaniti pada Oktober 1996. Pada saat itu, Ertl IS organisasi terdiri dari 23 karyawan, termasuk enam pengembang penuh waktu, tiga programmer kontrak, tiga manajer pengembangan sistem, salah satu database administrator, seorang analis bisnis, salah satu manajer komputasi pengguna akhir, spesialis bantuan dua meja, dan salah satu spesialis jaringan. Pada puncak dari upaya pengembangan data warehouse 21 programmer kontrak telah dipekerjakan. Selama tahun 1998, perusahaan secara aktif berusaha untuk merekrut tambahan IS staf, tapi kendala gaji yang membuatnya dificult untuk menarik calon.
Apa IS / IT masalah? dan apa tujuan?
Bill Bruttaniti menjelaskan pelaksanaan proyek data warehousing Ertl dalam sebuah wawancara 1.994 Data Warehousing Institute. "Tujuan utama kami" adalah "untuk mengembangkan jaringan global dan suite aplikasi perusahaan yang berjalan pada platform apapun," jelas Bruttaniti. "Dengan jaringan," ia melanjutkan, "semua departemen dapat berbagi informasi sehingga kami dapat memberikan produk berkualitas pelanggan kami harapkan Pada saat yang sama, kita dapat memilih perangkat keras biaya yang paling efektif dan meminimalkan biaya overhead aplikasi pemeliharaan.".

Ertl mulai memperbarui sistem informasi dengan membangun data warehouse. Menurut Bruttaniti, "adalah The data warehouse langkah pertama kami dalam menggantikan sistem warisan dengan aplikasi baru ini telah meningkatkan baik akses data, serta ketersediaan data.." Sebuah data warehouse sering pada dedicated server, namun Ertl terus kedua sistem pemrosesan transaksi dan data warehouse pada platform mainframe yang sama.
Bruttaniti mencatat bahwa "Ertl adalah sebuah situs warisan mainframe yang khas, menderita masalah kinerja dan backlogs pada mesin yang tidak bisa mengatasi dengan tuntutan informasi peningkatan Satu-satunya cara kita melihat keluar dari situasi ini adalah perombakan radikal dari strategi informasi kami.. Tapi kami memiliki investasi besar di mainframe berbasis teknologi dan informasi warisan Kami ingin cara untuk maju tanpa menulis dari investasi itu.. "
Meskipun janji dari beberapa vendor software, diperkuat oleh artikel dalam publikasi perdagangan, perubahan utama untuk sistem terbuka umumnya sulit di awal 1990-an. Hanya beberapa organisasi mampu menghilangkan semua aplikasi warisan mereka dan pindah sepenuhnya ke klien / server sistem. Perusahaan lain, seperti Ertl, memilih strategi yang memungkinkan koeksistensi sistem warisan untuk terus beroperasi sementara aplikasi baru dikembangkan. Pada Ertl, data warehouse proyek menyediakan sarana untuk menerapkan strategi itu.
Ertl data warehouse adalah langkah di sepanjang jalur migrasi ke tujuan keseluruhan pendukung keputusan ditingkatkan. Jadi dalam memilih alat untuk data warehousing, Ertl IS manajer diidentifikasi konversi sebagai tugas penting. Aplikasi biaya konversi digunakan sebagai kriteria penting dalam memilih database dan alat-alat yang akan digunakan untuk data warehouse.
Membenarkan Proyek Data Warehouse
Menurut Data Warehousing studi kasus Institute (1994), pembenaran Ertl untuk data warehousing didasarkan pada biaya langsung dan terukur. Pengguna membutuhkan informasi dan sudah menimbulkan biaya yang besar untuk mendapatkannya. S Ertl IS perencana mengidentifikasi semua tempat di mana upaya manual ekstensif sedang digunakan untuk menghasilkan informasi pendukung keputusan. Mengidentifikasi tugas saat memberikan perencana dua manfaat utama. Bruttaniti mencatat pertama, memberi mereka nilai dolar untuk proyek mereka -. "18.000 jam per tahun diterjemahkan ke dalam ratusan ribu dolar per tahun dalam bentuk tabungan Kedua, itu menunjukkan mereka target kesempatan untuk gudang data - subyek dan format untuk informasi yang jelas dibutuhkan oleh organisasi. "
Setelah inventarisasi upaya pelaporan saat itu selesai, Ertl kembali direkayasa akses informasi. "Kami membagi perusahaan menjadi tiga kompetensi inti, dan kemudian kita memetakan alur kerja fungsional di semua proses dan area yang diidentifikasi di mana kita bisa meningkatkan produktivitas dengan menambahkan aplikasi baru yang akan bertindak sebagai enabler," terkait Bruttaniti. Salah satu tempat paling mudah untuk melihat nilai dari upaya pemodelan lintas-proses informasi dalam kemampuan pengguna Ertl untuk melacak informasi dari perkiraan perintah untuk pengiriman ke status produksi. Bruttaniti mengklaim "Informasi ini tersedia dengan mudah dan langsung untuk berbagai aplikasi pendukung keputusan."
The Data Warehousing DSS Proyek
Pada bulan Januari 1992, Ertl IS staf mulai analisis berbagai software untuk digunakan dalam membangun gudang datanya. Analisis ini melibatkan produk dari Oracle, FOCUS, Informix, Sybase, dan Software AG. Timeline berikut dari proyek pergudangan data didasarkan pada percakapan dan email dengan Jim Singsank, manajer pengembangan sistem, dan komentar diterbitkan oleh Bill Bruttaniti.
Kedua Bruttaniti dan Singsank mencatat Anda tidak bisa hanya membeli data warehouse Anda. Untuk membangun gudang dan menyediakan alat untuk pengembangan aplikasi masa depan, Ertl memutuskan seperangkat kriteria dan kemudian diuji alat untuk melihat seberapa baik mereka memenuhi kriteria tersebut (cf., Bruttaniti, 1994). Kriteria yang paling penting adalah:
transaksi luar biasa kecepatan pemrosesan
minimal konversi biaya untuk aplikasi mainframe
portabilitas di semua platform komputasi populer, dan
terintegrasi, alat informasi yang cerdas pengiriman.
Tes Ertl menunjukkan bahwa vendor perangkat lunak yang paling bisa menawarkan dua atau tiga dari manfaat ini, tetapi menurut Bruttaniti, "hampir semua produk diperlukan upaya konversi utama, dengan pengecualian dari orang-orang dari Software AG. VSAM dan DL / 1 integrsi Its adalah kunci pembeda karena memungkinkan kita untuk menyelesaikan transisi data warehouse keseluruhan tanpa mempengaruhi pengguna akhir. " VSAM adalah singkatan dari 'metode akses virtual sekuensial,' dan DL / 1 singkatan Data, Bahasa 1 database awal dari IBM untuk DOS / VSE nya mainframe (TechEncyclopedia, 1998).
Untuk memperoleh bisnis Ertl, Software AG telah "membuktikan bahwa perusahaan Adabas perangkat lunak manajemen data yang bisa mengungguli sistem manajemen database lain dan menawarkan waktu subsecond respon. Software AG juga harus membuktikan bahwa data dapat dengan mudah diakses dari semua permintaan populer dan alat pelaporan , termasuk ESPERANT sendiri Akhirnya,. Software AG harus membuktikan bahwa ALAM nya generasi keempat bahasa dapat meningkatkan produktivitas pengembangan aplikasi empat atau lima-ke-satu di atas COBOL, dan bahwa kedua Adabas dan NATURAL berjalan dengan baik pada mainframe dan bisa berjalan di semua platform sistem operasi populer lainnya. "
Pada September 1992, Ertl telah membuat keputusan untuk bermitra dengan Software AG. Menurut Bruttaniti, biaya migrasi yang lebih rendah, dukungan mainframe bersama dengan portabilitas yang nyata, dan kinerja semua dikombinasikan untuk membuat keputusan pemilihan produk yang mudah. Software AG adalah yang terbesar ke-10 software perusahaan independen di dunia, dengan dua kantor pusat di Darmstadt, Jerman dan Reston, VA. Software AG melaporkan pendapatan sebesar $ 533.000.000 (AS) pada tahun 1994.
Pada bulan Oktober 1992, staf Ertl mengembangkan Permintaan Dana dari kantor perusahaan untuk membeli perangkat lunak aplikasi baru dan untuk memasang jaringan PC baru dengan perangkat lunak desktop standar. Ertl standar di Compaq Deskpro PC dengan Windows 3.1, Lotus SmartSuite, Amipro, dan CC: Mail sebagai aplikasi desktop standar. Penggantian CRT tua dengan hardware standar jaringan baru dan perangkat lunak dimulai pada bulan Mei 1993.
Pemasangan produk AG Software terjadi pada bulan September 1993. Pelatihan untuk staf pengembangan sistem pada produk ini dimulai pada bulan Oktober 1993. Pada Januari 1994, staf pengembangan sistem memulai pengembangan dasar Data Warehouse di ALAM dan CONSTRUCT, menggunakan data diekstrak dari sistem CICS/DL/1/COBOL tua.
Pengguna pelatihan dan pengujian aplikasi Data Warehouse dimulai pada bulan Juni 1994. Aplikasi ini digunakan penjualan dan informasi pemesanan dari transaksi masa lalu dan sekarang dengan update malam dari aktivitas sehari-hari. "The [permintaan] backlog untuk mengakses data dari mainframe [4381 IBM] adalah luar biasa," kata Doug Dalrymple, WAN / LAN Administrator Jaringan pada tahun 1995. "Perusahaan membutuhkan semua jenis informasi pada [yang] jari." Akhir tahun 1994, Ertl membuka mainframe untuk pengguna PC dengan menginstal EDA / SQL middleware dari Builders Informasi dan ESQ Software AG untuk Open Database Connectivity (DiCarlo, 1995).
Pada tahun 1994, keberhasilan Ertl data warehouse proyek memungkinkan departemen TI untuk memulai perangkat tambahan yang diperlukan untuk mengimplementasikan perangkat lunak Software AG keuangan dan manufaktur yang juga dibeli pada tahun 1993. Ini adalah sebuah suite terintegrasi alat yang memungkinkan semua departemen untuk berbagi informasi. Untuk melayani kebutuhan staf eksekutif, pada bulan Desember 1994, seorang pendukung keputusan aplikasi bernama SOP (Penjualan dan Rencana Operasi) dikembangkan di ALAM.
Pada bulan Maret 1995, perusahaan terkait situs remote ke mainframe melalui AT & T InterSpan frame-relay WAN. Operasi Ertl terdiri dari dua bangunan di Dyersville, dua bangunan di Tijuana, Meksiko, satu di Toronto, satu di Exeter, Inggris, satu di Nottingham, Inggris, dan kantor untuk mengkoordinasikan kontrak manufaktur di Hong Kong (lihat Gambar 1 untuk diagram jaringan) . Dunia jaringan yang luas Ertl dibangun menggunakan kombinasi Frame Relay, garis T1 pecahan dan penuh, dan Virtual Private Networks (VPN) melalui Internet. Frame Relay adalah kecepatan tinggi protokol paket switching yang digunakan dalam jaringan wide area (WAN). Hal ini telah menjadi populer untuk LAN untuk koneksi LAN melintasi jarak jauh, dan layanan frame relay disediakan oleh semua operator utama. Garis T1 adalah point-to-titik jalur khusus yang disediakan oleh perusahaan telepon yang membawa data pada 1,544 Mbps.
Pada bulan Juni 1995, Visual Basic 4 antarmuka untuk Penjualan dan Rencana Operasi (SOP dikembangkan mengakses data langsung dari Adabas pada mainframe untuk drilldowns dari tingkat ke tingkat Perusahaan Penjualan Barang, yang memungkinkan pemilihan data untuk membandingkan dan menyajikannya menggunakan berlaku grafik dan diagram. "Kami mengembangkan [keputusan sistem pendukung] bagi para eksekutif kami sehingga mereka bisa mendapatkan gambar grafis cepat keadaan bisnis. Mereka juga dapat dijalankan melalui skenario 'bagaimana jika' untuk proses perencanaan," kata Dalrymple (di DiCarlo) .
Kami "terus mengembangkan permintaan data warehouse melalui 1996, bergulir mereka kepada pengguna sebagai pengujian dan penerimaan pengguna selesai Selama periode waktu yang sama kami memasang jaringan di Tijuana, Meksiko, Toronto, Kanada dan Exeter, Inggris.. Kami juga memiliki staf meninjau proses bisnis saat ini mencari cara untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas, mengembangkan dan meningkatkan perangkat lunak aplikasi, pelatihan staf di semua lokasi dan membantu orang untuk menerima Ganti! Kami juga bereksperimen dengan EIS di FOKUS dari Pembangun Informasi dan EIS dari SAS. Kami bertekad ada terlalu banyak overhead diperlukan pada desktop dan pada mainframe sehingga kami akan mengembangkan sendiri, "menurut Jim Singsank.
Pada tahun 1995, Ertl IS staf diselidiki Lotus Notes Development Corporation sebagai repositori dokumen dan database diskusi untuk pemasaran dan bepergian orang penjualan. Investigasi yang menentukan bahwa akan terlalu mahal untuk menyebarkan dan masih mengalami perubahan terlalu banyak.
Pada Juni 1996, Bill Bruttaniti meninggalkan Ertl. Dalam sebuah artikel InformationWeek bulan yang sama, Emily Kay melaporkan "100 pekerja Ertl menggunakan Microsoft Access dan Software AG Esperante front-end alat query pada Windows 3.1 PC untuk query ... Software AG Adabas D sistem manajemen database relasional. Bertingkat tiga implementasi Ertl telah mengurangi waktu yang diperlukan untuk respon query untuk satu menit itu banyak yang cepat untuk kedua eksekutif senior menganalisis laporan tren dan produk tingkat menengah dan pembelian manajer dan perwakilan layanan pelanggan yang menjalankan penjadwalan lebih rinci dan perbandingan peramalan.. "
Staci Theisen dipromosikan menjadi Direktur Ertl IS pada Oktober 1996. Pada Januari 1997, Ertl diimplementasikan perangkat lunak aplikasi baru termasuk Data Warehouse fungsi tambahan untuk mencerminkan Metrik Toko Lantai untuk mengukur efektivitas dalam pabrik.
Jim Singsank menjelaskan, "Ertl mengembangkan skala bawah atau dasar Sistem Informasi Eksekutif dengan 4 Visual Basic untuk mengakses informasi yang tersimpan pada host". Pengembangan sistem EIS lebih rumit dimulai pada bulan Oktober 1997, memanfaatkan Acucobol. Sistem ini menunjukkan aktivitas harian, bulanan, dan tahun-to-date dengan menelusuri kemampuan dari tingkat Perusahaan melalui tingkat pelanggan ke tingkat Penjualan Barang.
"Sepanjang upaya pengembangan kami di sisi PC kita telah memanfaatkan Microsoft Access serta panggilan langsung ke Adabas dari Visual Basic dan Acucobol Kami telah melakukan pengujian dengan Visual Basic dan Acucobol dan. Telah menentukan bahwa Acucobol dapat menghasilkan hasil yang sama dalam 75% kurang waktu, "jelas Singsank. Ertl dibatasi untuk pembangunan di lingkungan 3.1 Windows. Pada tahun 1995, Ertl mengalami masalah keuangan dan keputusan itu dibuat tidak untuk meng-upgrade ke Windows 95.
Pada bulan November 1997, Jim Singsank mencatat, "Kami akan menambahkan Eropa ke aplikasi perangkat lunak mainframe selama 16 bulan ke depan .... Kami telah jelas membuktikan bahwa ada kebutuhan untuk mainframe dalam situasi yang benar. Tidak setiap bisnis dapat berjalan di jaringan PC atau pada AS/400 atau mainframe. Salah satu melengkapi yang lain dalam kasus-kasus tertentu. "
Hasil Proyek Pendukung Keputusan
Pada tahun 1994, Bill Bruttaniti, Direktur Sistem Informasi di Ertl mengatakan, "Kami digunakan untuk menghabiskan lebih dari 18.000 jam setiap tahun membuat laporan itu tugas hanya telah dieliminasi,. Dan itu adalah tabungan berulang. Saya berharap keuntungan ini untuk mempercepat seperti yang kita tumbuh dalam keahlian, dengan sebanyak 50% peningkatan dalam produktivitas pengguna informasi kami. " Kedua Bruttaniti dan Singsank menegaskan bahwa data warehouse baru dan aplikasi baru yang meningkatkan aksesibilitas informasi, memungkinkan Ertl untuk mengurangi biaya overhead tahunan sebesar $ 750.000 dan meningkatkan produktivitas akses informasi 15%. Manajer dilaporkan mencapai tabungan ini hanya dalam delapan belas bulan, hampir satu setengah tahun lebih cepat dari jadwal.
Pada bulan November 1997, Jim Singsank di Ertl menyimpulkan, "Hambatan terbesar kami telah memiliki lebih dari lima tahun terakhir adalah membuat orang untuk menerima perubahan dan membuat mereka untuk berpikir di luar kotak Kami telah mencapai tujuan kami yang didirikan pada awalnya.: "Dapatkan data di ujung jari pengguna '(tapi mereka selalu ingin dan membutuhkan lebih) Pekerjaan kami tidak akan pernah selesai,. karena kebutuhan bisnis yang berubah, teknologi baru, dan ide-ide baru. IS dunia masih membutuhkan alat-alat query yang lebih baik yang beroperasi lebih efisien. "
Manajer pada bulan Februari 1998, Ertl IS yang menilai kembali informasi mereka dan kebutuhan sistem informasi. Penggunaan Windows 3.1 sebagai sistem operasi desktop terus membatasi pilihan pembangunan, sebagaimana dibuktikan oleh keputusan untuk menghentikan pengembangan Visual Basic karena kinerja lambat 4 Visual Basic ini. Kekurangan Ertl dari staf mungkin diperburuk oleh lokasi mereka di sebuah kota kecil Iowa. Ertl juga mengalami beberapa masalah jaringan, dan terganggu oleh lambat akses ke data mainframe. Kunjungan situs oleh penulis pada bulan Februari 1998 adalah ramah, tapi Sistem Informasi anggota staf tampak stres dan kecewa. Pada saat itu, AS Industries sedang berusaha untuk spin off Ertl kepada pemilik lain dan ada suasana meresap ketidakpastian.
Data yang dipublikasikan pergudangan proyek di Ertl mencapai sejumlah keberhasilan. Sistem ini mampu mengurangi biaya-biaya administrasi. Ertl tidak berhasil bergerak dari hanya sebuah lingkungan mainframe terminal / bodoh untuk lingkungan LAN PC / Novell / Mainframe. Sebuah gudang data dibuat bahwa akses terhadap informasi meningkat secara signifikan manajerial. Ertl juga mampu memisahkan operasional dari data pendukung keputusan. Total biaya proyek melebihi $ 5 juta.
Namun, meskipun prestasi itu Ertl IS proyek transformasi, timeline atas menggambarkan Ertl yang lambat dalam bergerak untuk lingkungan client / server. Lingkungan mainframe Ertl diperpanjang melalui proyek ini, namun mainframe masih dapat mendekati usang. Peran masa depan mainframe masih menjadi pertanyaan diperdebatkan. Pada 1998, teknologi pendukung keputusan baru yang muncul (OLAP dan web-based DSS) dan Ertl staf yang membentang sangat tipis yang mereka butuhkan untuk melakukan outsourcing deevelopment dari sebuah website perusahaan, dan IS staf membuat keputusan untuk meninggalkan Lotus Notes. Kemitraan dengan vendor kunci, Software AG, memburuk karena permintaan untuk produk-produknya menurun. Vendor lambat untuk meningkatkan produk dan beberapa produk yang tidak dipertahankan. Sistem Informasi Eksekutif pada platform 3.1 Windows dibangun dengan menggunakan Visual Basic 4.0 tidak berhasil. Menjaga momentum untuk mendukung keputusan inovatif akan dalam menghadapi kesulitan anggaran selalu sulit dan inovasi pendukung keputusan di Ertl tampaknya menjadi prioritas yang rendah pada tahun 1997 dan 1998.
Tentang Racing Champions Ertl
Racing Champions Ertl (www.rcErtl.com) adalah produsen terkemuka dan pemasar koleksi inovatif dan mainan. Persembahan beragam Perusahaan produk termasuk skala die-cast replika John Deere pertanian peralatan dan mobil NASCAR saham, lainnya replika kendaraan berlisensi, pra-remaja mainan, kartu olahraga perdagangan, balap pakaian dan souvenir, dan tokoh tertagih. Produk-produk ini dijual di bawah pasar terfokus Perusahaan nama merek, termasuk Champions Racing ®, Ertl ®, Ertl Koleksi ®, Amerika Muscle ™, AMT, W. Britain ® ®, Tekan Tiket ®, dan Joyride Studios ™. Perusahaan memperkuat merek dan meningkatkan keaslian produk dengan menghubungkan mereka dengan sifat berlisensi sangat diakui termasuk NASCAR, NHRA, John Deere, Harley-Davidson, Kasus LLC, Polaris, Honda, Caterpillar, Ford, GM, Chrysler, Texaco, Universal Studios, Warner Brothers, Gullane Entertainment, Nintendo, Sega, dan Electronic Arts. Hasil produksi Perusahaan dipasarkan melalui berbagai saluran distribusi, termasuk pengecer massa dan khusus dan grosir hobi dan pengecer, dealer OEM, dan ke rekening perusahaan untuk tujuan promosi. Perusahaan menjual melalui lebih dari 20.000 gerai ritel yang terletak di Amerika Utara, Eropa, dan Asia Pasifik.

Pertanyaan untuk Analisis dan Diskusi

1.      Bagaimana Ertl berbeda dari kebanyakan perusahaan?
2.       Apa yang pendukung keputusan bermain di Ertl?
3.      Apakah Ertl mendapatkan keuntungan kompetitif dari salah satu proyek dukungan keputusan?
4.      Apa bisnis gudang data dimaksudkan untuk mendukung?
5.      Apa penilaian Anda terhadap upaya pendukung keputusan pembangunan di Ertl?
6.      Adalah Ertl DW / DSS proyek state-of-the-art?
7.      Apakah Ertl IS / IT staf terlalu berfokus pada menjaga aplikasi warisan mainframe? Mengapa "biaya konversi minimal untuk aplikasi mainframe" seperti kriteria penting dalam memilih vendor data warehouse?
8.      Apa peran dari sebuah komputer mainframe data-driven pendukung keputusan?
9.      Mengapa jika  Bruttaniti meninggalkan Ertl?
10.  Apakah pekerjaan profesional TI untuk mendapatkan unit bisnis untuk menerima perubahan?

Jawab :
1.      Ertl merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang , pergudangan data. Ertl memproduksi mainan replika. Salah satu yang paling terkenal produknya, replika John Deere traktor, Ertl berbeda dengan perusahaan lain karena ertl mempunyai beberapa keriteria yang paling penting yaitu :

·         transaksi luar biasa kecepatan pemrosesan
·         minimal konversi biaya untuk aplikasi mainframe
·         portabilitas di semua platform komputasi populer, dan
·         terintegrasi, alat informasi yang cerdas pengiriman
Ertl menunjukkan bahwa vendor perangkat lunak yang paling bisa menawarkan dua atau tiga dari manfaat ini dibanding perusahaan lain, VSAM dan DL / 1 integrasi Its adalah kunci pembeda karena memungkinkan untuk menyelesaikan transisi data warehouse keseluruhan tanpa mempengaruhi pengguna akhir.

2.  yang mendukung adalah semua product yang dihasilkan berkualitas dan memenuhi standar pembuatan perusahaan. Ertl mengubah perangkat lunak warisan dan memindahkan data dari mainframe yang ada untuk AS400 tersebut. Ertl IS staf menunjukkan bahwa AS400 itu tidak memadai untuk kebutuhan Ertl, dan upaya konversi ditinggalkan. Ertl akhirnya mengakuisisi IBM lebih kuat 4381 komputer mainframe.
3. Yaa. Ertl mendapat keuntungan dari hasil proyek pendukung keputusan. ertl menghabiskan lebih dari 18.000 jam setiap tahun untuk membuat laporan, Dan itu adalah tabungan berulang. keuntungan ini  mempercepat petumbuhan keahlian, warehouse baru dan aplikasi baru yang meningkatkan aksesibilitas informasi, memungkinkan Ertl untuk mengurangi biaya overhead tahunan sebesar $ 750.000 dan meningkatkan produktivitas akses informasi 15%
4. Untuk memperoleh bisnis Ertl, Software AG telah "membuktikan bahwa perusahaan Adabas perangkat lunak manajemen data yang bisa mengungguli sistem manajemen database lain dan menawarkan waktu subsecond respon. Data yang dipublikasikan pergudangan proyek di Ertl mencapai sejumlah keberhasilan. Sistem ini mampu mengurangi biaya-biaya administrasi. Ertl tidak berhasil bergerak dari hanya sebuah lingkungan mainframe terminal / bodoh untuk lingkungan LAN PC / Novell / Mainframe. Sebuah gudang data dibuat bahwa akses terhadap informasi meningkat secara signifikan manajerial. Ertl juga mampu memisahkan operasional dari data pendukung keputusan.
5. upaya pendukung keputusan pembangunan sangat baik dan sangat membantu bagi perusahaan, karena saling berketergantungan antara produsen dengan vendor itu sendiri. Sehingga akan terjalin  kerjasama yang sangat menguntungkan. namun masih perlu diterapkan beberapa upaya – upaya lagi untuk menjadikan sebuah hubungan atau relasi yang sangat maksimal dalam pengerjaannya. sehingga pendukung keputusan bisa sangat dimanfaatkan untuk kedapannya demi kelancaran perusahaan.
6. perusahaan berukuran sedang yang begerak dibidang manufaktur perusahaan yang        berlokasi di Dyersville, Iowa di Amerika Serikat Midwestern

7.   Ertl SI/ staff IT  mulai memperbarui sistem informasi dengan membangun data warehouse. Namun tidak berfokus untuk mempertahankan hasil warisan mainframe melainkan menggantikan sistem warisan dengan aplikasi baru dan telah meningkatkan baik akses data, serta ketersediaan data..Hanya beberapa organisasi mampu menghilangkan semua aplikasi warisan mereka dan pindah sepenuhnya ke klien / server sistem. Perusahaan lain, seperti Ertl, memilih strategi yang memungkinkan koeksistensi sistem warisan untuk terus beroperasi sementara aplikasi baru dikembangkan. Pada Ertl, data warehouse proyek menyediakan sarana untuk menerapkan strategi itu.
8.-  sebagai penghasil keputusan
 - memperbaiki jaringan global data
- menghasilkan informasi
- mengembangkan perangkat lunak aplikasi
9. Ada ketidakstabilan yang cukup besar dalam IS kepemimpinan selama ini. Perusahaan pergi melalui tiga IS direksi dalam dua tahun. Mempekerjakan Bill Bruttaniti sebagai Direktur Sistem Informasi pada Oktober 1991 disediakan stabilitas yang sangat dibutuhkan bagi organisasi IS. Kepemimpinannya selama periode lima tahun yang berakhir pada bulan Juli 1996 membawa pertumbuhan yang cukup besar dan peningkatan di kedua teknologi dan aplikasi.
10.  -  mengembangkan jaringan global dan suite aplikasi perusahaan yang berjalan pada platform apapun
-           departemen dapat berbagi informasi sehingga kami dapat memberikan produk berkualitas pelanggan
-          dapat memilih perangkat keras biaya yang paling efektif dan meminimalkan biaya overhead aplikasi pemeliharaan.".
-          mulai memperbarui sistem informasi dengan membangun data warehouse.
-          menggantikan sistem warisan dengan aplikasi baru  telah meningkatkan baik akses data, serta ketersediaan data




 KESIMPULAN :
Perusahaan yang bergerang dibidang gudang data ini merupakan pembuat replica mainan dan software yang pada intinya adalah perusahaan besar yang mendapat kepercayaan dari masyarakat luas atas hasil karyanya yang begitu hebat. menghasilkan product-product terkemuka dengan kemampuan yang luar biasa. sehingga karyanya di akui di dunia sebagai 10 besar product terbaik dunia. merupakan vendor terbaik yang di percaya untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan software lain.