Profil

Rabu, 23 November 2011

Tips Kreatif Cara Mempercepat Koneksi Internet tanpa software


Kecepatan, itulah hal paling sering dibahas oleh hampir seluruh penduduk bumi ini mulai dari kecepatan penyajian mie ayam, kecepatan pengurusan SIM, kecepatan tendangan Christian Gonzales sampai kecepatan cahaya ala Albert Einstein :-)gubrak! yang kita bahas sekarang adalah kecepatan koneksi internet.
Di era informasi ini, kecepatan media informasi seperti internet sangatlah penting. Apalagi jika hal ini berkenaan dengan kecepatan akses internet Anda sebagai seorang pelajar, mahasiswa dan pebisnis online ataupun sebagai peselancar internet lainnya. Kecepatan adalah hal yang harus! wajib! dan… tidak boleh ditawar!!
Inilah tips komputer untuk mempercepat koneksi internet Anda tanpa software dan mudah!
2 tips kreatif yang akan Anda pelajari adalah :
  1. Tips 1 : Tweak Registry
  2. Tips 2 : Tweak Internet Browser (Mozilla Firefox)
TWEAK REGISTRY
Tweak registry dilakukan dalam registry windows Anda, caranya :
1. Pilih menu start kemudian run
2. Ketikkan regedit pada jendela dialog run
3. Carilah alamat registry ini : HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\Current ControlSet\Services\Tcpip\ServiceProvider kemudian lakukan cara 4-7
4. Pilih DnsPriority ubah nilainya menjadi 1
5. Pilih HostsPriority ubah nilainya menjadi 1
6. Pilih LocalPriority ubah nilainya menjadi 1
7. Pilih NetbtPriority ubah nilainya menjadi 1
8. Close Registry Editor
9. Restart Komputer Anda
TWEAK FIREFOX
Tweak firefox digunakan untuk mempercepat browser Mozzila Firefox saat membuka URL yang diinginkan, akan tetapi dalam melakukannya Anda harus sangat teliti dan hati-hati. Inilah Caranya :
1. Pada Mozilla firefox ketik “about:config” (tanpa tanda petik)
2. Keluar peringatan tentang garansi browser Anda, oleh karena itu Anda harus hati-hati dalam melakukan tweaking firefox. Klik I’ll be careful, I promise!

3. Rubah lah nilai pengaturan atau jika belum ada buatlah sendiri dengan cara klik kanan pilih New. pilih Integer Untuk data berupa angka, pilih Boolean untuk true/false.
Untuk pengguna ADSL :
  1. Set “network.http.max-connections : 64″
  2. Set “network.http.max-connections-per-server : 21″
  3. Set “network.http.max-persistent-connections-per-server : 8″
  4. Set “network.http.pipelining : true”
  5. Set “network.http.pipelining.maxrequests : 100″
  6. Set “network.http.proxy.pipelining : true”
  7. Set “nglayout.initialpaint.delay : 0″
Untuk pengguna DSL :
  1. Set “network.http.pipelining : true”
  2. Set “network.http.proxy.pipelining : true”
  3. Set “network.http.pipelining.maxrequests : 64″
  4. Set “nglayout.initialpaint.delay : 0″
Untuk pengguna DIAL UP
  1. Set “browser.cache.disk_cache_ssl : true”
  2. Set “browser.xul.error_pages.enabled : true”
  3. Set “content.interrupt.parsing : true”
  4. Set “content.max.tokenizing.time : 3000000″
  5. Set “content.maxtextrun : 8191″
  6. Set “content.notify.backoffcount : 5″
  7. Set “content.notify.interval : 750000″
  8. Set “content.notify.ontimer : true”
  9. Set “content.switch.threshold : 750000″
  10. Set “network.http.max-connections : 32″
  11. Set “network.http.max-connections-per-server : 8″
  12. Set “network.http.max-persistent-connections-per-proxy : 8″
  13. Set “network.http.max-persistent-connections-per-server : 4″
  14. Set “network.http.pipelining : true”
  15. Set “network.http.pipelining.maxrequests : 8″
  16. Set “network.http.proxy.pipelining : true”
  17. Set “plugin.expose_full_path : true”
  18. Set “signed.applets.codebase_principal_support : true”


1. Aktifkan Pipelining
Biasanya browser bekerja dengan mengirimkan permintaan kepada server dan menunggu respon sebelum melanjutkan proses. Pipelining adalah sebuah teknik lebih agresif yang memungkinkan browser untuk mengirimkan beberapa permintaan sekaligus sebelum menerima respon apapun untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mengunduh isi halaman. Untuk mengaktifkan fungsi ini ketik “about:config” pada kotak alamat, klik-ganda pada “network.http.pipelining” dan “network.http.proxy.pipelining” agar nilainya berubah menjadi “true” kemudian klik-ganda pada “network.http.pipelining.maxrequest” dan jadikan nilainya “8″.
Perlu diingat bahwa beberapa server tidak melayani pipelining. Jadi, ada kemungkinan kalau pengaturan ini justru memperburuk kinerja. Atur kembali semuanya seperti pengaturan awal jika memang terjadi masalah.
2. Render dengan Cepat
Situs yang besar dan rumit bisa memakan waktu untuk diunduh. Firefox tidak ingin membuat Anda menunggu, jadi dengan pengaturan standar Firefox akan langsung menampilkan apa yang ia terima setiap 0,12 detik. Walaupun hal ini membuat browser terkesan lebih cepat, rendering ulang yang dilakukan terus menerus meningkatkan waktu total yang dibutuhkan untuk menampilkan halaman, kita dapat mengurangi jumlah rendering ulang untuk meningkatkan kinerja.
Ketik “about:config” dan tekan [ENTER], kemudian klik kanan pada tampilan utama dan kemudian pilih “New > Integer”. Ketik “content.notify.interval” (tanpa tanda petik) sebagai nama preferensi Anda, klik “ok”, masukkan “500000″ (500 ribu, juga tanpa tanda petik) dan klik “ok” kembali.
Klik kanan lagi pada tampilandan pilih “New > Boolean”. Kali ini buat nilai disebut “content.notify.ontimer” (tanpa tanda petik) dan atur menjadi “True” untuk menyelesaikan tugas Anda.
3. Loading Lebih Cepat
Jika Anda tidak menggerakkan tetikus (mouse) atau menyentuh keyboard selama 0,75 detik, Firefox akan masuk ke dalam mode “low frequency interrupt” yang artinya interface-nya menjadi kurang responsif tetapi bisa me-load halaman lebih cepat. Untuk mengaktifkannya, ikuti langkah berikut.
Ketik “about:config” dan tekan [ENTER], klik kanan pada tampilan dan pilih “New > Integer”. Ketik “content.switch.threshold” (tanpa tanda petik), klik “ok”, masukkan “250000″ (tanpa tanda petik) dan klik “ok” untuk menyelesaikan.


Tidak ada komentar: